Indra Rudiansyah, Pemuda Indonesia yang Turut Berperan dalam Terciptanya Vaksin AstraZeneca

Daftar Indodax

Indra Rudiansyah, Pemuda Indonesia yang Turut Berperan dalam Terciptanya Vaksin AstraZeneca. Pandemi yang telah berlangsung selama kurang lebih dua tahun ini membuat dunia mengenal nama-nama pahlawan baru. Salah satunya adalah Sarah Gilbert, pembuat vaksin AstraZeneca yang belakangan videonya viral. Ia beserta para peneliti vaksin virus Corona diberikan standing ovation ketika sedang turut menyaksikan pembukaan turnamen tenis Wimbledon 2021. Hal ini dikarenakan Sarah melepaskan hak paten atas vaksin yang dibuatnya, sehingga AstraZeneca menjadi vaksin termurah.

Selain itu, belakangan diketahui bahwa ada putra Indonesia yang juga menjadi salah satu bagian dari tim penelitian vaksin yang dipimpin oleh Sarah Gilbert. Indra Rudiansyah adalah namanya. Selain mengharumkan nama Indonesia, Indra juga turut menolong banyak orang dengan prestasinya. Siapa sih sosok Indra Rudianysah dan bagaimana kisahnya bisa berperan dalam terciptanya vaksin ini? Simak ulasan ini ya!

Kisah awal Indra Rudiansyah bergabung dengan tim peneliti vaksin AstraZeneca

Nama Indra Rudiansyah belakangan menjadi perbincangan di media sosial. Ini terjadi setelah namanya diketahui menjadi salah satu tim peneliti vaksin AstraZeneca yang dipimpin oleh Sarah Gilbert. Selain bangga, tentu banyak juga yang ingin tahu bagaimana kisah awal Indra bisa tergabung.

Melalui Live Instagram bersama @erickthohir, Indra menyebutkan bahwa dirinya mendaftarkan diri untuk bergabung dengan grup tim peneliti vaksin COVID-19. Saat itu tim tersebut memang sedang membuka lowongan karena kurangnya sumber daya manusia yang tersedia. Setelah diterima, Indra kemudian tergabung dan terlibat di tim uji klinis AstraZeneca.

Dikagumi rakyat Indonesia, dipuji Erick Thohir hingga Sri Mulyani

Indra Rudiansyah sempat jadi perbincangan di media sosial tak lama setelah nama Sarah Gilber trending. Tentu saja didominasi dengan kekaguman dan kebanggaan, karena mengangkat nama Indonesia di dunia di tengah pandemi yang berlangsung ini. Keterlibatannya pada tim peneliti vaksin COVID-19 ini, membuat beberapa tokoh menyanjungkan pujian juga.

Adalah Erick Thohir, yang pada 23 Juli 2021 lalu sempat mengadakan Instagram Live pada akunnya bersama Indra. Beliau mengungkapkan kebanggaan pada Indra hingga berharap ia bisa kembali ke Indonesia dan bergabung dengan PT Bio Farma (Persero), untuk kembangkan vaksin Corona dan virus lainnya. Selain itu, hal yang sama pun dilontarkan oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani. Tak hanya bangga, beliau juga harapkan semakin banyak penerima LPDP yang mengikuti jejak Indra Rudiansyah.

Ini dia profil Indra Rudiansyah, putra bangsa yang ikut andil dalam penelitian vaksin AstraZeneca

Pandemi COVID-19 ini memunculkan nama-nama baru yang layak disebut sebagai pahlawan dan Indra Rudiansyah bisa menjadi salah satunya. Ia mengangkat nama Indonesia di tingkat dunia, karena terlibat dalam kelompok peneliti AstraZeneca yang dipimpin oleh Sarah Gilbert. Tapi seperti apa profil Indra Rudiansyah sebenarnya? Berikut yang Wikimedan rangkum dari berbagai sumber.

Indra Rudiansyah merupakan pria kelahiran Bandung, 1 September 1991. Ia bergabung dengan PT Bio Farma (Persero) di tahun 2014 saat menempuh tahun-tahun terakhir S2. Ia kemudian mencari beasiswa melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk meneruskan S3, lalu diterima di Oxford University dengan topik penelitian vaksin malaria. Di tengah perjalanan studinya, Indra akhirnya malah bergabung menjadi tim peneliti vaksin untuk COVID-19, AstraZeneca, yang juga sudah digunakan di Indonesia.

Di tengah kabar duka akibat COVID-19 yang sering muncul belakangan ini, kabar mengenai adanya putra bangsa yang turut berperan dalam penelitian vaksin virus Corona tentu terasa menyejukkan. Semoga saja, meski tak harus selalu berhubungan dengan Indonesia, akan makin banyak sosok-sosok seperti Sarah Gilbert serta Indra Rudiansyah. Yang lebih mengutamakan kepentingan serta kebutuhan orang banyak daripada keuntungan pribadi.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *