Hummels Sebut Gol Kedua Liverpool Hancurkan Kepercayaan Diri Bayern

Berita Liga Champions: Bayern Munich tersingkir dari Liga Champions Eropa, setelah dikalahkan Liverpool dengan skor 1-3 di Allianz Arena, Kamis (14/03) dini hari WIB. Usai pertandingan, bek Bayern Munich, Mats Hummels, menyebut bahwa gol kedua Liverpool merusak kepercayaan diri timnya.

Pada pertandingan itu, Bayern Munich sebenarnya hanya butuh kemenangan tipis minimal dengan skor 1-0 untuk bisa melaju ke babak 8 besar, setelah bermain imbang 0-0 di leg pertama. Namun mereka justru harus menyerah dari Liverpool.

Pada pertandingan itu Bayern Munich sudah tertinggal pada menit ke-26 melalui gol cantik dari Sadio Mane. Bayern Munich kembali merajut asa setelah mereka mampu menyamakan skor pada menit ke-39, melalui gol bunuh diri Joel Matip.

Bermain imbang 1-1 membuat Liverpool tetap lolos ke babak 8 besar, dengan keunggulan gol tandang. Oleh sebab itu, Bayern Munich berusaha untuk mencetak gol kedua, demi memastikan satu tempat di babak 8 besar.

Namun bukan mencetak gol, gawang Manuel Neuer justru kemasukan untuk yang kedua kalinya melalui tandukan Virgil van Dijk pada menit ke-69. Tertinggal 1-2 membuat Bayern Munich wajib mencetak 2 gol balasan, demi lolos ke babak selanjutnya.

Waktu yang semakin menipis dan ketatnya pertahanan Liverpool membuat para pemain Bayern Munich sedikit frustasi dan mengalami penurunan performa. Situasi itu pun dimanfaatkan Liverpool untuk mencetak gol ketiga pada laga itu melalui sundulan Mane.

Setelah pertandingan, Hummels mengungkapkan bahwa gol kedua Liverpool pada laga itu membuyarkan konsentrasi dan merusak kepercayan diri timnya.

“Itu adalah pertandingan yang sangat sulit sampai gol kedua Liverpool. Tidak ada banyak aksi… kedua tim sangat berhati-hati,” kata Hummels.

“Kami berjuang untuk masuk ke dalam permainan. Namun Liverpool mengambil kesempatan pertama mereka untuk mencetak gol pembuka, dan kami juga menyamakan kedudukan dengan peluang pertama kami.”

“Akan tetapi gol Liverpool yang kedua sedikit merusak kepercayaan diri kami. Liverpool adalah tim yang lebih baik saat itu. Semuanya sangat ketat hingga gol itu, bahkan jika itu bukan pertandingan yang hebat,” pungkasnya.

Loading...
Silahkan Share Ke Yang Lain Ya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *