Hadir Di 6 Kota, Roadshow Dokter Gen Z Perkenalkan Edukasi Seks dan Kesehatan Reproduksi Remaja

Masa remaja adalah masa di mana antusiasme untuk kepo berbagai hal lagi giat-giatnya. Terutama, hal yang masih dianggap tabu untuk dibicarakan seperti seks dan kesehatan reproduksi. Padahal, semakin minimnya informasi yang diterima remaja tentang hal itu malah akan berbahaya ke depannya.

Karena itu, Wikimedan bersama Johns Hopkins University Center for Communicaion Program lewat portal Dokter Gen Z menyelenggarakan roadshow ke 12 sekolah di 6 kota Indonesia. Roadshow Dokter Gen Z yang telah hadir sejak 4 Oktober – 6 November 2018 ini berisi pengenalan edukasi seks dan kesehatan reproduksi remaja. Portal Dokter Gen Z sendiri ada untuk menjangkau remaja di Indonesia melalui platform digital terkait seks dan kesehatan reproduksi. Seperti apa penyelenggaraan roadshow Dokter Gen Z ke sekolah-sekolah? Simak dalam ulasan berikut.

Dikemas dengan fun, roadshow Dokter Gen Z beri edukasi seks dan kesehatan reproduksi ke 12 sekolah di 6 kota Indonesia

roadshow Dokter Gen Z di SMK Brantas Karang Kates, Malang dengan 180 siswa (Dok: Wikimedan)

Mengadakan acara di sekolah tentu bukan hal yang mudah. Salah satunya adalah menarik perhatian para peserta. Nah, di roadshow Dokter Gen Z para peserta yang merupakan siswa-siswi SMP dan SMA terlihat antusias selama acara berlangsung. Mereka bersemangat sekali ketika para pembicara memulai pengenalan edukasi kesehatan reproduksi remaja. Hal ini lantaran isu yang dibahas sangat dekat dengan kehidupan mereka sehari-hari, yaitu masa pubertas remaja.

roadshow Dokter Gen Z di SMP Widya Wacana Solo dengan 150 peserta (Dok: Wikimedan)

Seperti yang terjadi di SMK Brantas Karang Kates, Malang, Jawa Timur, pada 15 Oktober 2018 lalu, para siswa-siswi tanpa ragu bertanya mengenai ciri-ciri dari masa pubertas remaja. Hal-hal seperti menstruasi, mimpi basah, perubahan pada fisik remaja perempuan dan laki-laki mampu membuat peserta untuk kepo lebih jauh. Nggak heran, para murid yang berjumlah 180 orang ini menyimak dengan penuh perhatian tiap materi yang diberikan pembicara.

Tak hanya diberikan pengenalan masa pubertas, tapi informasi tentang cara menjaga kebersihan, asupan makanan dengan gizi seimbang pun menjadi fokus utama

roadshow Dokter Gen Z di SMPK 1 Penabur Jakarta (Dok: Wikimedan)

“Masa pubertas mulai terjadi rata-rata pada usia 10 tahun. Biasanya ditandai dengan pertambahan tinggi badan, walau biasanya pada anak perempuan akan terlihat perubahan fisik yang lebih besar dibanding anak laki-laki,” jelas salah satu pembicara roadshow Dokter Gen Z dan Konsultan Program Pilihanku dari Johns Hopkins Center for Communication Program, dr. Fransisca Handy Agung, SpA, pada Senin (5/11/2018) di SMPK 1 Penabur, Jakarta.

Pengetahuan remaja soal tanda-tanda saat pubertas masih kurang sekali. Misalnya tentang sakit perut saat menstruasi, berapa kali harus ganti pembalut, serta kenapa suka marah-marah kalau sedang mens. Karena itu, nggak jarang mereka cuek terhadap kesehatan reproduksi. Padahal, organ vital saat menstruasi perlu dijaga dengan baik agar tak menimbulkan penyakit di kemudian hari. Pun demikian dengan makanan yang sebaiknya dikonsumsi untuk mengganti darah kotor yang keluar. Beragam makanan berprotein tinggi seperti daging, ayam, dan sayur-sayuran yang baik bagi kesehatan (bayam dan kangkung) harus sering dikonsumsi.

para peserta di SMPK 1 Penabur Jakarta menyimak (Dok: Wikimedan)

Hal lucu terjadi di roadshow Dokter Gen Z di SMPK 1 Penabur, Jakarta, pada 5 November 2018 karena para peserta malah saling balik bertanya. Yang siswa menanyakan tentang kesehatan reproduksi wanita ketika mensturasi terjadi, sedangkan yang siswi bertanya tentang mimpi basah remaja laki-laki. Dengan suasana yang fun dan ceria, mereka diberikan informasi tentang kebenaran akan mitos-mitos saat menstruasi. Misalnya, apakah anak perempuan boleh olahraga dan keramas. Mitos-mitos seringkali diikuti para remaja karena kurangnya pemahaman tentang kesehatan reproduksi. Dan mitos itu pun dijawab oleh pembicara kalau diperbolehkan.

Di sisi lain, materi roadshow Dokter Gen Z juga mengingatkan kepada para remaja pentingnya kedekatan hubungan dengan orangtua. Jadi, tak perlu sungkan lagi menceritakan menstruasi atau mimpi basah ke mereka

roadshow Dokter Gen Z di SMP BOPKRI 5 Yogyakarta (Dok: Wikimedan)

Masa remaja yang berisi hal-hal menyenangkan kadang membuat mereka lupa akan peran orangtua. Karena itu, materi roadshow Dokter Gen Z juga mengingatkan kepada mereka untuk menjaga kedekatan dengan orangtua. Semisal permasalahan pubertas yang dialami harus dikonsultasikan kepada orangtua. Misalnya tentang menstruasi yang terjadi lebih lama, atau darah yang keluar lebih banyak dari biasanya.

Tak hanya berputar pada soal pubertas, pemberian informasi ini juga dikaitkan perilaku berisiko seperti seks akan mendatangkan penyakit seksual, hamil, bahkan depresi terhadap orang yang bersangkutan.

Antusiasme peserta kian meningkat saat ada para influencer yang hadir memberikan edukasi kepada para peserta dan main games bareng ~

games seru di roadshow Dokter Gen Z di SMAN 68 Jakarta (Dok: Wikimedan)

Kurang greget acara di sekolah kalau nggak mengahdirkan para influencer. Di tiap sekolah, para influencer yang datang sukses menghibur dan memberi edukasi perihal tren terkini yang sedang in di kalangan remaja. Semisal penggunaan media sosial (medsos) secara bijak seperti yang diutarakan artis Debo di SMPK 1 Penabur Jakarta dan SMAN 68 Jakarta. Menurut Debo, sudah sewajarnya para remaja mulai sekarang mengurangi follow akun nggak jelas. Karena selain nggak ada manfaatnya, hanya buang-buang waktu saja. Toh, daripada menggunakan medsos kurang baik, mendingan pakai waktu yang ada untuk mengasah bakat dan kemampuan demi masa depan.

Berikut ini daftar 12 sekolah di 6 kota Indonesia selama roadshow Dokter Gen Z:

  1. SMP 5 Bopkri Jogja (Kamis, 4 Oktober 2018)
  2. SMKN 2 Depok, Sleman (Jumat, 5 Oktober 2018)
  3. SMAN 1 Solo (Senin, 8 Oktober 2018)
  4. SMP Widya Wacana Solo (Selasa, 9 Oktober 2018)
  5. SMK Brantas Karang Kates (Senin, 15 Oktober 2018)
  6. MTs SA Raudhotus Kalipare (Selasa, 16 Oktober 2018)
  7. SMPN 25 Surabaya (Senin, 22 Oktober 2018)
  8. SMKN 5 Surabaya (Selasa, 22 Oktober 2018)
  9. SMPN 15 Bandung (Senin, 29 Oktober 2018)
  10. SMA Pasundan 2 (Selasa, 30 Oktober 2018)
  11. SMPK Penabur 1 (Senin, 5 November 2018)
  12. SMAN 68 Jakarta (Selasa, 6 November 2018)

Remaja Indonesia berisiko terkena masalah kesehatan yang akan berpengaruh buruk di masa depan. Termasuk  masalah kesehatan reproduksi. Karena itu, lewat tagline “Dokternyata Remaja Jaman Now”, Dokter Gen Z hadir untuk menyajikan informasi interaktif berdasarkan hasil riset dan validasi para dokter dan psikolog.

Dokter Gen Z merupakan portal khusus informasi kesehatan reproduksi dan seksualitas remaja yang bisa diakses di http://doktergenz.hipwee.com . Karena itu Dokter Gen Z bisa kasih kamu informasi terpercaya seputar seksual dan kesehatan reproduksi. Konten-konten di website Dokter Gen Z dijamin informatif, dan nggak ngebosenin.

Jadi, kapan mau kepo seputar seks dan kesehatan reproduksi di Dokter Gen Z?

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya


Kategori : Berita Hiburan

Komentar
Silahkan Share Ke Yang Lain Ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *