GBPUSD Pulih Dari Terendah, Menunggu Berita Inggris-Uni Eropa dan Pembaruan Virus Corona

Mata uang Poundsterling Inggris menguat
terhadap Dolar AS saat menjelang pembukaan sesi Eropa di hari Senin (2/3).
Pasangan mengalami kenaikan sekitar 0,06 persen menuju ke level harga 1,2830
dan bangkit dari level paling rendah sejak bulan Oktober 2016 lalu. Para pelaku
pasar dan investor Poundsterling tampaknya akan lebih fokus ke pembicaraan
dagang Brexit antara Inggris dan Uni Eropa yang dimulai hari ini.

Sementara itu PM Boris sempat memberikan
komentar didepan umum mengenai virus Corona seperti yang dikutip UK Mirror. PM
Boris mengatakan bahwa ada potensi serangan virus Corona lebih tinggi dari yang
dikonfirmasi sebelumnya. Menteri Kesehatan Inggris, Mat Hancock mengungkapkan
rencana pemblokiran beberapa kota. Langkah itu dilakukan untuk menekan
penyebaran wabah virus Corona.

Bahkan para pembuat kebijakan akan bersiap-siap
untuk menyesuaikan kebijakan lebih longgar sebagai penanggulangan virus.
Pembuat kebijakan yang paling dekat adalah AS yang siap untuk memotong pajak
dan memotong suku bunga. Pasalnya Amerika Serikat telah mengkonfirmasi kematian
keduanya akibat serangan virus Corona.

Momentum Poundsterling Inggris menguat tampaknya
mengambil sinyal dari pemulihan saham Asia pada hari ini. Tolak ukur sentimen
risiko yaitu imbal hasil obligasi Treasury tenor 10 tahun mengalami kenaikan
ringan dari level paling rendahnya disekitar 1,0846 persen.

Para pelaku pasar dan investor di sekitar GBPUSD
akan terus fokus ke berita pembicaraan dagang antara Inggris dengan Uni Eropa.
Berbagai masalah yang membebani kedua pihak akan dibahas pada pembicaraan
tersebut. 

Sementara itu tantangan Poundsterling Inggris
menguat saat ini juga akan datang dari data ekonomi mengenai aktivitas dari
Inggris dan AS. Data itu akan membuka peluang dagang dalam jangka pendek selain
pembaruan berita virus Corona.

Silahkan Share Ke Yang Lain Ya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *