Fans Penguntit Wanna One Kacaukan Penerbangan Rute Korea-Hongkong

WikimedanSasaeng fans (fans penguntit) dari grup K-pop Wanna One mengacaukan penerbangan dari Hongkong ke Korea pada Sabtu (15/12) lalu. Sesaat sebelum pesawat lepas landas untuk terbang, mereka meminta turun dari pesawat dan mendesak agar uang tiket yang mereka beli dikembalikan.

Melansir The Korea Times, penggemar yang menguntit para member Wanna One hingga ke pesawat itu berjumlah tiga orang, berkewarganegaraan Tiongkok sebanyak dua orang dan satu orang lainnya berkewarganegaraan Hongkong. Saat itu, Wanna One berada di Hongkong usai tampil di acara Mnet Asia Music Awards (MAMA) pada Jumat (14/12).

Akibat hal itu, sebanyak 360 penumpang yang sudah berada di dalam pesawat terpaksa turun karena penundaan penerbangan yang serius. Ketiga orang sasaeng fans itu sengaja membeli tiket agar mendapat jadwal penerbangan yang sama dengan Wanna One dan bisa melihat mereka dari dekat. Tak tanggung-tanggung, mereka masing-masing membeli tiket kelas pesawat yang berbeda, yakni first class, bisnis, dan ekonomi.

Fans Penguntit Wanna One Kacaukan Penerbangan Rute Korea-Hongkong
Wanna One saat tampil di MAMA 2019, Hongkong, Jumat (14/12). (Mnet)

Menurut hukum penerbangan, apabila ada satu penumpang yang turun dari pesawat sebelum lepas landas, maka semua penumpang di pesawat tersebut harus turun dan menjalani pemeriksaan keamanan lagi demi alasan keamanan pula. Para pramugari pesawat yang ditumpangi tersebut pun sudah menjelaskan hal tersebut kepada tiga orang sasaeng itu, tetapi ketiganya bersikeras ingin turun dari pesawat dan meminta uang pengembalian.

Tentu saja hal tersebut memaksa ratusan penumpang lainnya untuk turun dan melewati bagian screening kemananan lagi sehingga keberangkatan pesawat pun tertunda selama satu jam. Hal ini juga membuat maskapai Korean Air merugi, karena selain harus mengembalikan uang tiket tiga orang sasaeng itu, mereka juga harus mengkompensasi penerbangan yang tertunda kepada ratusan penumpang lainnya.

Maskapai penerbangan pun meminta kepolisian Hongkong untuk menyelidiki tiga penumpang tersebut, tetapi ditolak karena mereka tidak menerima laporan kerusakan dari penumpang lainnya yang ada di dalam pesawat.

Salah satu penumpang yang mengalami kejadian tersebut pun membagikan pengalamannya tersebut di sebuah komunitas online. Ia menyebutkan, para member Wanna One yang juga harus keluar dari pesawat itu menunggu secara terpisah, padahal mereka pun naik ke pesawat tersebut saat panggilan terakhir dilakukan.

“Wanna One naik pesawat ketika panggilan terakhir, tapi pesawat tidak lepas landas untuk waktu yang lama. Aku pikir ini aneh, mereka mengumumkan bahwa kami semua harus keluar dari pesawat. Bahkan ketika keluar, Wanna One dan manajernya menunggu secara terpisah di pintu keluar pesawat,” tulis penumpang tersebut seperti dilansir dari Koreaboo.

“Saat itu aku sudah siap-siap untuk tidur ketika mereka (kru pesawat) meminta membawa barang-barang dan keluar pesawat. Itu sangat mengganggu,” tulis penumpang lainnya.

Para warganet lainnya pun mulai berdebat terkait hal ini. Sebagian menyalahkan pihak maskapai yang memperbolehkan sasaeng itu turun dan melakukan pengembalian uang tiket, sebagian lainnya menyalahkan tiga orang sasaeng yang sudah bertindak di luar batas untuk bisa dekat dengan sang idola.

(dmp/JPC)


Kategori : Berita Nasional

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *