EURUSD Mendaki Karena Pasar Berhati-hati Menjelang Pertemuan FOMC

Daftar Indodax

Mata uang Euro hari ini mengalami penguatan ketika dihadapkan melawan Dolar AS. Alasan utama penguatan permintaan mata uang Euro adalah karena posisi Dolar AS yang sedang dalam bias bearish. Sehingga membuat pasangan EURUSD mampu mencatatkan kenaikan menuju ke puncak yang lebih tinggi di 1,1331 atau menembus level teknikal SMA 200 dalam harian.

Para investor tampaknya lebih memilih menunggu berlangsungnya acara utama di AS yaitu pertemuan kebijakan moneter dari The Fed. Rapat FOMC itu akan berlangsung Kamis dini hari atau Rabu malam. Setelah itu diikuti juga oleh konferensi pasca kebijakan moneter terbaru oleh Ketua Fed, Powell. Pertemuan akan sangat diperhatikan sehingga membuat para investor saat ini sangat berhati-hati dalam mengambil keputusan perdagangan.

Banyak yang memprediksi bahwa bank sentral AS itu tidak akan melakukan perubahan tingkat suku bunga. Selain itu para investor juga akan sangat memperhatikan bagaimana prediksi ekonomi dari pandangan bank sentral AS. Sikap menunggu dari investor menyebabkan Euro hari ini mampu lebih unggul dibandingkan Dolar AS.

Pasalnya ada beberapa tanda yang mengindikasikan terjadinya tekanan ekstrim pada perekonomian di tahun 2020. Sehingga suku bunga dekat level nol akan bertahan sampai beberapa tahun kedepan. Penyebab utamanya adalah pandemi virus Corona yang telah melukai pertumbuhan ekonomi AS dengan keras. Bahkan ekonomi global juga diancam mengalami resesi akibat kondisi ini.

Tapi momentum Euro hari ini yang menguat bisa dilawan jika memang Powell memberikan proyeksi ekonomi yang lebih baik dari harapan sebelumnya. Apalagi data NFP AS pada pekan lalu dilaporkan dengan hasil yang sangat memuaskan. Bahkan banyak pihak yang mengharapkan ekonomi AS dan ekonomi global mampu pulih lebih cepat dari yang dikhawatirkan sebelumnya.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *