Dua Warga India Meninggal Usai Terinveksi Virus Nipah

Pasang Iklan Disini

Wikimedan – Dua Warga India Meninggal Usai Terinveksi Virus Nipah. Setelah pandemi covid-19, Virus Nipah menjadi salah satu ancaman baru. Saat ini, Virus Nipah membuat geger wilayah Kerala, India Selatan. Dua orang dikabarkan meninggal dunia akibat virus mematikan ini.

Pada tahun 2018, wabah virus ini juga pernah terjadi di Kerala. Sebanyak 17 orang tewas akibat virus ini. Pada tahun 2021, wabah kembali terjadi. Seorang anak berusia 12 tahun menjadi korbannya.

Virus Nipah merupakan jenis virus zoonosis yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia. Selain dapat ditularkan dari hewan ke manusia, virus ini juga menular antar-manusia.

Penularan Virus Nipah dapat terjadi ketika manusia bersentuhan langsung dengan cairan tubuh hewan yang terinfeksi, seperti air liur, darah, dan urine. Selain itu, beberapa riset juga menunjukkan bahwa seseorang bisa mengalami gejala infeksi virus ini ketika ia mengonsumsi daging hewan yang terinfeksi Virus Nipah, khususnya yang dimasak kurang matang.

Virus Nipah pertama kali diidentifikasi di Malaysia dan Singapura pada tahun 1998. Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) mengumumkan ada bukti kuat yang menyebutkan bahwa munculnya infeksi virus ini disebabkan oleh kelelawar.

Seseorang yang terinfeksi virus Nipah akan mengalami gejala yang bervariasi, seperti demam, sakit kepala, mialgia (nyeri otot), muntah, nyeri tenggorokan, mudah mengantuk, penurunan kesadaran, gangguan saluran pernapasan, bahkan sampai kejang-kejang.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *