Djeng Ayu Ingin Lestarikan Kesenian Tradisional Indonesia yang Hampir Punah

Djeng Ayu saat ketika memberi sambutan dihadapan penonton Kuda Lumping sebelum dilaksanakan acara tersebut dengan di dahului lagu Indonesia raya.(Foto:Indralis)

BATAM, Wikimedan | Malam pegelaran seni budaya Kuda lumping di gelar di jalan umum tepatnya dikawasan Bengkong Cahaya garden untuk menghibur warga simpatis sebagai Calon Legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Riau (DPRD Kepri) Dapil 4 (Batam Kota, Lubukbaja, Bengkong dan Batu Ampar) dari Partai Amanat Nasional (PAN) Dra. Hj. Titin Nurbaini Djeng Ayu., S.ag., MM, dengan nomor urut 2 menggelar kampanye , Jumat (5/4)malam.

Dalam kampanye tersebut mengambil tema “Mari sama – Sama kita Lestarikan seni Budaya Tradisional Asli Indonesia”, dengan menampilkan kesenian Kuda Lumping dan kesenian Debus dari Banten

Perempuan berdarah Sunda yang akrab di sapa Djeng Ayu, mengatakan bahwa pada kampanye terbuka ini, ia sebagai Caleg DPRD Provinsi Kepri ingin mengenal aspirasi Seni Budaya asli Indonesia yang kadang – kadang dilupakan.

“kadang – kadang orang sudah lupa dengan Kebudayaan Tradisional asli Indonesia, apalagi berkembangnya zaman dengan adanya Gadget dan sebagainya, “ujar Djeng Ayu dalam sambutannya di hadapan para penonton Kuda lumping.

Lanjut Djeng Ayu, bahwa sebagai inisiator ia khawatir bahwa kesenian Kuda Lumping dan Debus punah, ia ingin mereview generasi muda bahwasanya inilah (Kuda Lumping dan Debus) kesenian tradisional yang harus di Lestarikan karena kebudayaan kesenian tradisional Jawa.

“Dan untuk yang muda – muda harus melestarikan kepada masyarakat luas, bahwasanya kesenian tradisional asli Indonesia ini lebih indah, lebih maju dan lebih di cintai lagi masyarakat, “ungkap Djeng Ayu.

Tambah Djeng Ayu, dalam tema kampanye ini, ia ingin melestarikan Kesenian Tradisional asli Indonesia nenek moyang yakni, Kuda Lumping dan Debus ini.

“Mudah – mudahan jika Bunda terpilih nanti, inilah motivasi Bunda untuk mengembangkan budaya – budaya tradisional dan kesenian – kesenian tradisional yang mulai pudar, yang akan di bangkitkan kembali serta akan di Lestarikan yang akan menjadi aset.

Budaya Indonesia ini harus segera di Lestarikan, “kata Djeng Ayu.

Djeng Ayu, mengatakan strategi untuk kemenangan dengan cara sosialisasi kepada masyarakat, dengan istilah ngamen yang langsung turun ke masyarakat dengan cara ngamen memperkenalkan kesenian tradisional Indonesia.

Menurut Djeng Ayu, ia ingin memperkenalkan sosok dirinya kepada masyarakat dengan memperkenalkan kesenian tradisional asli Indonesia, yang ingin mengembangkan aspirasi seni budaya asli Indonesia.

Lanjut Djeng Ayu, dari 12 misi dan visinya salah satunya mengembangkan kesenian tradisional asli Indonesia.Acara berlangsung hingga pukul 24.00 tengah malam acara berakhir dengan sekses.Acara tersebut dihadiri mantan Menteri DR.Asman Abnur.SE.MSi serta para caleg lainnya (Indralis)

 

Loading...
Silahkan Share Ke Yang Lain Ya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *