Dimodali Raffi Ahmad, Startup Fintech Ini Calon Raksasa Asia

Wikimedan.com – Dimodali Raffi Ahmad, Startup Fintech Ini Calon Raksasa Asia. Beberapa perusahaan rintisan atau startup diramal akan menjadi raksasa Asia. Dari sekian banyak startup di Indonesia, ada 10 yang diprediksi akan menjadi perusahaan kelas kakap di kawasan Asia Pasifik.

Dari 10 startup yang diprediksi jadi raksasa Asia dalam laporan Emerging Giants in Asia Pasific yang diterbitkan KPMG bersama HSBC, ada nama UpBanx di dalamnya.

UpBanx merupakan sebuah platform keuangan lengkap untuk pelaku ekonomi kreatif yang seperti kreator konten, influencer, agency, hingga brand.

Menurut Founder & CEO, UpBanx Wafa Taftazani, layanan keuangan di dalam UpBanx semua disediakan melalui kerja sama dengan lembaga-lembaga keuangan yang sudah terlisensi oleh regulator.

Untuk saat ini, layanan yang sudah tersedia adalah pendanaan modal kerja, pendanaan faktur, pendanaan purchase order yang bekerja sama dengan Modal Rakyat, dan deposito yang bekerja sama dengan BPR Sentral Mandiri.

“Ke depannya, kami akan akan menyediakan juga layanan pendanaan lain seperti misalnya KPR, KPM, dll, dan juga kartu kredit, transfer gratis, dan juga investasi,” kata Wafa dalam keterangan melalui email kepada CNBC Indonesia, dikutip Selasa (16/8/2022).

UpBanx mengembangkan sendiri credit scoring untuk pelaku ekonomi kreatif, yang belum bisa dilakukan oleh lembaga keuangan konvensional.

Hingga saat ini pengguna UpBanx jumlahnya mencapai ratusan. Kendati demikian ia tak memerinci berapa jumlah pastinya. Total dana dan deposito yang telah mereka salurkan ke kreator dan influencer sudah mencapai ratusan miliar rupiah.

Sebagai informasi, salah satu investor Upbanx adalah Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.

Wafa Taftazani - Founder & CEO - UpBanxFoto: Wafa Taftazani – Founder & CEO – UpBanx

Wafa mengenal Raffi dari tahun 2017, ketika masih bekerja di YouTube dan Raffi baru saja memulai kanal YouTube-nya. “Saya membantu mengenalkan YouTube ke tim Rans Entertainment waktu itu dan mengawal perkembangannya sampai saya keluar dari Google di akhir tahun 2021,” tuturnya.

Hubungan baik ini berlanjut hingga akhirnya Rans Ventures milik Raffi dan Nagita berinvestasi di UpBanx dan VCGamers.

Dunia fintech khusus pelaku ekonomi kreatif, menurut Wafa, sangat potensial. Salah satu potensi yang belum digarap adalah regulasi soal HAKI sebagai jaminan untuk pinjaman.

Dia menilai regulasi tersebut membuka lebih banyak jalan untuk UpBanx bekerja sama dengan lebih banyak lembaga keuangan dan menawarkan lebih banyak lagi layanan seperti pendanaan investasi (capex), kartu kredit, dan asuransi.

Kuncinya, kata dia, bagaimana HAKI sebagai jaminan ini bisa dimasukkan ke dalam proses penilaian kredit (credit scoring). Namun, Wafa mengakui bahwa butuh waktu sehingga pelaku industri finansial bisa memahami dan mengadopsi secara penuh cara menilai kelayakan kredit berdasarkan karya kreatif.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *