Denisovan Manusia Purba Tertua di Sulawesi, Disebut Nenek Moyang Sebagian Asia-Australia

Daftar Indodax

Denisovan Manusia Purba Tertua di Sulawesi, Disebut Nenek Moyang Sebagian Asia-Australia. Kehidupan manusia zaman dulu sampai saat ini masih menjadi sebuah misteri. Perjalanan nenek moyang dalam melewati zaman yang berat karena harus melawan alam hingga menjadi manusia modern seperti saat ini. Semua masih menjadi misteri, karena sebagian jejak mereka sudah hilang ditelan usia.

Nah, beberapa penemuan akhir-akhir ini mulai mengungkapkan jejak mereka di masa lalu. Salah satunya penemuan kerangka Denisovan, si subspesies dari manusia purba yang telah punah. Lalu apa yang dapat diungkapkan dari penemuan itu? Simak ulasannya berikut ini.

Fosil manusia purba tertua di Sulawesi

Temuan yang sempat dipublikasi beberapa waktu yang lalu mengenai penemuan kerangka manusia purba tertua sempat menghebohkan dunia. Bagaimana tidak, pasalnya kerangka Denisovan, salah satu manusia purba kerabat homo sapiens, adalah salah satu fosil yang misterius. Hal itu karena Denisovan dianggap salah satu hominin yang telah punah.

Mereka ditemukan di gua-gua Siberia dan Tibet, struktur badannya agak beda dengan manusia modern. Penemuan kerangka Denisovan di Sulawesi ini tentunya jadi sebuah terobosan yang baru. Kita akan semakin lebih dekat untuk mengetahui jejak manusia terdahulu, hingga nenek moyang manusia modern saat ini.

Disebut sebagai nenek moyang beberapa bangsa

Keberadaan Denisovan memang sudah punah sejak lama, namun jejak DNA-nya masih ditemui hingga sekarang. Subspesies dari Homo Sapiens ini ternyata punya keturunan di beberapa daerah di dunia. Orang-orang Aborigin dan Papua punya 6% DNA dari Denisovan. Diperkirakan adanya DNA dari hominin ini karena adanya perkawinan campuran antara manusia modern dengan Denisovan.

Adanya beberapa penelitian ini, juga sangat membantu melacak perjalanan mereka dalam bermigrasi. Mengingat dulu Papua dan Australia masih bersatu jadi satu daratan di paparan Sahul, hingga akhirnya terpisah setelah zaman es usai dan terus bergeser seperti saat ini.

Besse si wanita misterius yang ditemukan

Fossil Denisovan yang ditemukan itu diberi nama Besse. Bukan sembarangan, dilansir dari laman Kompas, nama Besse ini (merujuk pada putri Bugis yang baru lahir) dan ditemukan terkubur dalam keadaan tertelungkup. Keadaan kerangka yang masih bagus ini menjadi sebuah temuan yang sangat memuaskan dan akan menjadi dasar untuk penelitian di masa depan.

Nah, sedangkan apakah Denisovan sendiri ada hubungannya dengan nenek moyang Bugis, masih tidak bisa diketahui. Seandainya pun memang ada, kemungkinan hanya tinggal sangat sedikit DNA yang tersisa, bahkan sebagian besar orang di Indonesia barang kali tidak memilikinya. Namun demikian harus dilakukan penelitian yang lebih lanjut untuk menentukannya.

Denisovan, manusia purba yang misterius

Hominin Denisovan sangatlah unik dan misterius. Ya, mereka pertama kali ditemukan tahun 2010 di gua di Siberia hingga di beberapa tempat lainnya. Awalnya kerangka dari Denisovan dikira milik binatang. Hingga peneliti mulai sadar kalau ternyata fosil itu adalah milik manusia purba. Awalnya dianggap sebagai kerabat dekat Neandertal, namun ternyata DNA dan struktur yang dimiliki ada beberapa perbedaan.

Akhirnya Hominin itu diberi nama Denisovan sesuai dengan nama gua yang ditemukan, Denisovan. Masalah penyebab punahnya manusia purba ini, masih belum bisa diketahui karena sebagian besar temuan tidak bisa menjelaskan, bagaimana 7.000 tahun yang lalu spesies mereka tidak bisa bertahan

Penemuan kerangka manusia purba ini tentunya jadi sebuah kemajuan dalam bidang penelitian. Kita bisa melacak jejak masa lalu yang masih misterius. Sedikit demi sedikit, misteri mengenai asal-usul manusia modern mulai terpecahkan.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *