COVID-19 Bukan Satu-Satunya Alasan Rafael Nadal Lewatkan US Open 2020

Berita Tenis: Petenis peringkat 2 dunia, Rafael Nadal telah mengungkapkan tentang keputusan untuk melewatkan US Open musim ini di tengah-tengah kekhawatiran akan pandemi COVID-19.

Bintang tenis Spanyol, Nadal saat ini menjadi satu-satunya petenis putra peringkat 10 besar yang mundur dari US Open musim ini untuk alasan lain selain cedera meski ia juara bertahan.

Dalam pernyataannya, Nadal mengungkapkan bahwa situasi akibat COVID-19 sangat rumit dan tidak terkontrol. Hal tersebut merujuk pada kasus terkait virus tersebut yang semakin meningkat di sejumlah bagian AS.

Namun, Nadal mengakui bahwa pandemi bukan satu-satunya hal yang berkontribusi terhadap keputusan tersebut. Transisi yang cepat dari hard-court menjadi clay-court juga menjadi salah satu alasan Nadal setelah French Open akan digelar hanya beberapa pekan setelah US Open. Nadal telah memenangkan lebih banyak gelar turnamen ATP di clay-court daripada petenis lain di Open Era.

“Situasi kesehatan merupakan situasi dasar pertama ketika saya mengambil keputusan,” aku Nadal.

“Situasinya tampak tidak terkontrol, jadi karena hal itu, setelah saya berkonsultasi dengan tim saya, kami memutuskan untuk melewatkan US Open. Kedua, penjadwalan sangat menantang setelah berbulan-bulan tanpa berkompetisi. Transisi dari hard-court menjadi clay-court, tanpa persiapan yang cukup berbahaya bagi tubuh dan masa depan saya.”

Nadal mengincar untuk mengklaim gelar French Open ke-13 pada musim ini dan menjadi petenis satu-satunya, baik di dunia tenis putra mau pun putri, dalam sejarah yang memenangkan Grand Slam dalam banyak kesempatan. Jika ia berhasil memenangkan French Open musim ini, ia akan menyamai 20 gelar Grand Slam yang telah dikantongi Roger Federer.

“Situasi saat ini memang seperti itu dan semangat saya tidak cukup tinggi untuk pergi ke New York serta berkompetisi,” tambah Nadal.

“Jika saya akan berkompetisi, semua indera saya harus fokus dengan kompetisi itu agar tampil dengan performa terbaik saya dan akan sulit bagi saya untuk mencapainya.”

Satu-satunya kekhawatiran Nadal adalah kurangnya pertandingan yang ia lakoni sebelum menuju French Open. Akibat pembatalan Madrid Open, satu-satunya turnamen Master 1000 di clay-court yang akan digelar adalah Italian Open, yang akan digelar satu pekan sebelum French Open.

Artikel Tag: Tenis, US Open, Rafael Nadal

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *