Berkat Bendungan Pamukkulu, Warga Satu Kampung di Takalar Kaya Dadakan

Daftar Indodax

Berkat Bendungan Pamukkulu, Warga Satu Kampung di Takalar Kaya Dadakan – Sulawesi Selatan akhir-akhir ini geger. Salah satu kampung tepatnya di Desa Kalekomara, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar, baru saja menjadi orang-orang kaya dadakan. Ada satu unit mobil atau motor baru terparkir di depan rumah setiap warga. Bak satu kampung tertimpa durian, tentu ini hal yang cukup ganjil bagi banyak orang.

Kira-kira, hal apa yang baru saja terjadi dan membuat mereka kaya dadakan? Membeli motor bahkan sampai mobil baru. Yuk kita simak berikut ini.

Proyek bendungan Pamukkulu

Proyek bendungan Pamukkulu adalah bendungan terbaru di Sulawesi Selatan. Proyek yang sebenarnya sudah dimulai dari tahun 2017 tersebut membutuhkan lahan seluas 593 hektar dan lahan yang baru dibebaskan warga baru seluas 269 hektar. Tak hanya melepas lahan begitu saja, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Takalar, Muhammad Naim menyatakan sudah mencairkan dana 476 milyar untuk 444 orang warga sebagai ganti rugi.

Tak hanya mengambil alih lahan pemukiman warga setempat. Bendungan Pamukkulu ini nantinya juga memiliki banyak manfaat untuk masyarakat sekitar Kabupaten Takalar, terutama untuk irigasi pertanian dan pembakit listrik

Kompensasi ganti rugi lahan

Lahan yang dibebaskan untuk bendungan ini sejatinya belum 100 persen, seperti yang diterangkan Kepala Desa Kaleko’mara, Parawansyah dilansir dari CNN. “Belum semua, selesai di Takalar sekitar 300 hektar. Ganti rugi lahannya juga bervariasi. Ada yang 20.000 per meter sampai 50.000 per meter, termasuk perumahan. Tergantung objek dan lokasi lahannya produktif atau tidak.” tambahnya.

Warga setempat sebagai penerima uang ganti rugi akan mendapatkan kompensasi yang dikirim ke rekening mereka melalui Bank Rakyat Indonesia. Pihak bank yang akan membuatkan para penerima rekening baru.

Warga Takalar kaya mendadak

Sekali pun harga per meter lahan yang ditawarkan berbeda, warga Takalar senang bukan main mendapat ganti rugi lahan yang cukup besar. Belum lagi, pembayaran dana belum sepenuhnya selesai, masih ada lagi nanti. Namun warga Takalar tak sabar untuk membelanjakan uang tersebut, seperti mendapat ide dari satu rumah ke tetangga lainnya, bisa didapati saat ini banyak mobil baru terparkir di depan rumah dusun Pamukkulu.

Saya terima satu miliar lebih dan saat terima uang saya langsung beli mobil dan dua unit motor karena bingung juga uang sebanyak ini mau diapakan,” kata Harlina (31), warga Dusun Pamukulu, kepada Kompas.com pada Rabu (19/5/2021).

Selain membeli kendaraan, ada yang juga berpikir akan membeli lahan baru karena bagaimanapun juga rumahnya akan tenggelam menjadi bendungan.

Alhamdulillah saya terima Rp 800 juta lebih dan langsung beli mobil ini dan ada juga satu unit motor. Selain mobil, saya juga sudah beli lahan untuk tempat tinggal baru,” kata Jamaris (35) sambil memperlihatkan mobil baru yang ia beli tiga hari lalu.

Beruntung sekali ya mereka, bisa mendapatkan uang yang sebegitu banyaknya dari pemerintah sampai bingung harus diapakan. Benar-benar kemujuran yang belum tentu bisa datang untuk dua kali. Tapi sebaiknya ada yang mengarahkan mereka agar menggunakan atau menyimpan uang miliaran mereka dengan sebaik-baiknya. Tentu nggak mau kejadian seperti fenomena mendadak kaya di desa Tuban kan?

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *