Begal yang Incar Korban Perempuan Diringkus Polisi

Wikimedan – Polrestabes Bandung melalui jajaran Polsek Lengkong Bandung kembali menangkap pelaku begal di Kota Bandung. Target korban dalam misi penjambretan para pelaku adalah perempuan.

Kapolsek Lengkong, Kompol Ari Purwantono mengatakan telah menangkap tiga pelaku, satu diantaranya diberikan tindakan tegas dan terukur kepada Aripin yakni ditembak kaki sebelah kanan, pelaku lainnya Entang, dan Willy Anugrah‎ yang dibekuk di tempat berbeda.

“Pelaku yang bernama Aripin melarikan diri sehingga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur,” kata Ari di Mapolsek Lengkong, Bandung, Senin (26/11).

Berdasarkan penyidikan pelaku sudah melakukan aksi sekitar 12 kali di Bandung. Para pelaku kejahatan jalanan menargetkan perempuan sebagai korban. Perempuan yang menggunakan tas gendong maupun yang diselempangkan.

“Begal makin marak di Kota Bandung. Sasaran umumnya wanita yang berboncengan atau sendiri, dengan modus pepet rampas,” ucapnya.

Kronologi kejadian, dua pelaku curas melakukan aksinya menggunakan sepeda motor merk Suzuki FU warna hijau hitam di Jalan Lengkong Besar, Kota Bandung, Jumat (16/11) lalu sekitar pukul 20.15 WIB. Saat itu anggota tim sedang melakukan kring serse, kemudian mendapati adanya dua orang yang mana ciri-cirinya, mirip dengan informasi yang diberikan dalam laporan korban.

Dua pelaku ditangkap kemudian dilakukan pengembangan sehingga berhasil menangkap satu pelaku lainnya. Adapun barang bukti yang diamankan saty unit sepeda motor merk Suzuki FU, warna hijau hitam dan dua STNK.

Untuk diketahui, pelaku melakukan aksinya di berbagai lokasi diantaranya dekat trans studio Jalan Gatot Subroto Kota Bandung, Jalan Dago Kota Bandung, Jalan BKR (sebelum lampu merah Buah Batu) Kota Bandung, dekat Kampus Unla Jalan Karapitan Kota Bandung, Jalan Kopo Kota Bandung, Jalan Lengkong Kecil dan Jalan lengkong Besar Kota Bandung.

(ona/JPC)


Kategori : Berita Nasional

Komentar
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *