Beef Rap Battle Kompetisi Musik Hip Hop Perdana Berhadiah Ratusan Juta







Wikimedan – Genre musik hip hop mulai bangkit di Indonesia. Mulai dari kemunculan rapper muda seperti Ramengvrl, Matter Mos, kolektif hip hop Onar sampai Rich Brian yang berhasil go international. Hal itu kemudian mendasari komunitas All Day Music untuk membuat kompetisi rap perdana bertajuk Beef Rap Battle.





Komunitas yang digagas oleh Ben Utomo dan Eitaro itu bertujuan ingin memantik regenerasi rapper dan tak ingin musik hip hop timbul tenggelam. Tak tanggung-tanggung, hadiah sebesar Rp 100 juta akan diberikan pada pemenang.






“Dulu Iwa K muncul kemudian hilang. 10 tahun kemudian muncul Saykoji kemudian hilang lagi dan setelah itu muncul Young Lex. Gue nggak mau rapper hilang kemudian nunggu bertahun-tahun baru ada lagi,” kata Ben dalam jumpa media di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (17/9) malam.





Rapper Iwa K, Saykoji dan Laze pun dipilih sebagai juri Beef Rap Battle yang kompetisinya sudah dimulai sejak bulan Juli 2018. Nantinya, mereka juga menjadi narasumber lokakarya di babak 16 besar.





“Iwa menjadi narasumber untuk lokakarya tentang pembentukan karakter seorang rapper. Saykoji lokakarya tentang industri musik Indonesia dan Laze lokakarya tentang lirik,” lanjut Ben.





Tak dinyana, antusias masyarakat terhadap lomba rap ini cukup besar. Sebanyak kurang lebih 1.200 peerta datang dari berbagai daerah di Indonesia. Saat ini, setelah melalui rangkaian seleksi, tersisa empat perserta yang akan bertarung di babak semifinal.






“Final akan digelar bulan Oktober, tanggal belum kami tentukan. Final akan digelar setelah semua dokumentasi episode Beef Rap Battle diunggah ke kanal YouTube kami,” timpal Eitaro.






Dalam kesempatan yang sama, Iwa juga menjelaskan hip hop bertumbuh baik bila membandingkan dengan tahun 1990-an, saat dia mulai berkarya. Menurut Iwa, kemampuan dan pengetahuan kaum milenial soal musik lebih luas karena mudah mencari referensi.





“Dulu dari 10 peserta yang bagus cuma dua. Sekarang, dari 10 peserta yang bagus ada enam. Anak-anak sekarang lebih ngulik,” kata Iwa berbagi pengalaman penjuriannya.





Iwa K, Saykoji, dan Laze pun dikenal dengan style mereka masing-masing dalam musik Rap. Selain hadiah dalam bentuk uang, ketiga Juri tersebut nantinya akan memberikan mentoring pribadi dengan pemenang terpilih.





“Ngerap itu bukan asal ngerocos, tapi storytelling, bercerita tentang hal-hal yang relevan sama kehidupan kita. Di sini, loe punya kesempatan untuk membuktikan kemampuan,” pungkas Saykoji.





(yln/JPC)

Komentar
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *