Bea Cukai Batam Berhasil Menangkap 2 calon Penumpang Lion Air Bawa Sabu Melalui Bandara Internasional Hang Nadim Batam

BATAM Wikimedan | Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam kembali berhasil melakukan penindakan methamphetamine (sabu) oleh petugas di Bandara Internasional Hang Nadim Batam pada hari Minggu, 28 Juni 2020 pukul 08.15 WIB.

Penindakan tersebut dilakukan terhadap 2 orang calon penumpang dengan inisial F dan AD yang kedapatan menyembunyikan barang bukti berupa 8 (delapan) bungkus methamphetamine (sabu) dengan berat bruto 973 (sembilan ratus tujuh puluh tiga) gram dengan modus menyelipkan barang bukti ke dalam sepatu.

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea dan Cukai Batam Sumarna mengatakan penindakan ini berawal dari kecurigaan petugas Bea Cukai bersama Avsec Bandara Hang Nadim terhadap calon penumpang berinisial F yang akan menuju Surabaya dengan maskapai Lion Air jurusan Batam-Surabaya.“Terhadap calon penumpang berinisial F tersebut dilakukan pemeriksaan badan oleh petugas dan kedapatan 4 (empat) bungkus barang bukti yang diduga sabu di dalam sepatu yg dia pakai,” kata Sumarna kepada wartawan, Kamis (2/7/2020) sore.

Dijelaskannya, setelah itu dilakukan pemeriksaan verbal terhadap calon penumpang berinisial F, diketahui 1 (satu) calon penumpang lain yang akan menuju ke Surabaya dengan pesawat yang sama. Atas informasi tersebut Petugas Bea Cukai melakukan sweeping di area ruang tunggu keberangkatan.

“Dan, berhasil menemukan calon penumpang lainnya yang berinisial DA yang kedapatan membawa 4 (empat) bungkus barang bukti yang diduga sabu yg juga diseliokan ke dalam sepatu yang dia pakai,” jelasnya. Sumarna menyebut, Barang Bukti sebanyak 8 (delapan) bungkus tersebut kemudian dilakukan uji Narcotic Idetification Kits (NIK).

Berdasarkan hasil tes uji NIK diidentifikasikan barang tersebut sebagai methamphetamine (sabu). “Selanjutnya para calon penumpang bersangkutan dan barang bukti dibawa ke KPU Bea dan Cukai Batam untuk pemeriksaan lebih mendalam,” ujarnya.

Sumarna menambahkan, terhadap tersangka dan barang bukti selanjutnya diserahkan ke Kepolisian Resor Kota (Polresta) Barelang untuk proses lebih lanjut sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai tindak pidana narkotika. “Penindakan ini sebagai bentuk komitmen Bea Cukai Batam dalam pengawasan terhadap pemberantasan narkotika, psikotropika, dan prekursor (NPP) meski di tengah pandemik COVID-19,” tegasnya. (r/Indralis)

Silahkan Share Ke Yang Lain Ya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *