Bantaran Sungai Terus Kian Rusak, Dinas Terkait Segera Tindak Tegas Pelaku

Daftar Indodax

SERGAI(Sumut), Wikimedan | Pemilik Galian C (Tangkahan Batu) yang beroperasi di daerah aliran Sungai (DAS) Desa Serbananti, Kecamatan Sipispis, Sergai, Seolah kebal hukum. Meski ada penolakan dari Masyarakat, Galian C tersebut tetap beroperasi.

Sinaga, Warga Serbananti menyebutkan Masyarakat keberatan, Sudah dilaporkan pada Camat, Kata staff kantor camat, Orang Dinas lingkungan hidup Kabupaten pernah datang,

“Tapi sampai saat ini belum ada reaksinya, Masih tetap beroperasi, Bahkan malah seharipun tidak berhenti” Ucapnya heran.

Padahal Pengerukan yang menggunakan alat berat (Beko) sudah sampai kebantaran sungai dan merubah DAS dari bentuk aslinya, Juga membuat sumur bor dan bangunan air masyarakat yang dibangun pemerintah menjadi mati dan terbengkalai

Batu padas dinding sungai setinggi sekitar 50 Meter, Digreder (Dihancurkan), Ribuan meter kubik lah itu jumlahnya, Padahal seumurnya manusia ada batu padas itu, cemana mau mengembalikan alam itu? Mata air disitupun mati itu karena dikeruk disitu” Jelas Sinaga.

Camat Sipispis, M. Kahar Efendi, Ketika dikonfirmasi Wartawan via Telepon Seluler terkait hal tersebut, Selasa (20/11/2018) Belum dapat menjelaskan secara rinci.
“Nanti saja Ketua, Masih lagi ada acara” Jawabnya dari seberang telepon.

Salah seorang warga yang tidak ingin namanya dituliskan, Meminta Dinas lingkungan hidup provinsi Sumatera Utara turun kelokasi Galian C.

Kalau bisa Dinas Lingkungan Hidup Provinsi melihat keadaan DAS yang sudah sangat memprihatinkan” Pintanya.

Terpisah, Donit, Warga setempat yang juga Ketua salah satu Partai Kecamatan Sipispis, Berharap kepada Media untuk membantu menyuarakan aspirasi Masyarakat “Kami masyarakat siap, Kami berharap wartawan jangan mundur, Sampai masalah ini benar-benar tuntas, Kami mau harus ditutup” Tegasnya. (AgGans)

Kategori : Berita Medan

Komentar
Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *