Bangladesh Mau Pindahkan 100 Ribu Rohingya ke Pulau Terpencil







Wikimedan – Bangladesh bersiap-siap memindahkan 100 ribu pengungsi Rohingya ke sebuah pulau terpencil mulai bulan depan. Hal ini akan tetap dilakukan, meskipun ada peringatan akan ada jalur-jalur berlumpur karena cuaca buruk. Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina dijadwalkan membuka penampungan yang baru dibangun bagi para pengungsi Muslim di Bhashan Char. Tempat itu adalah sebuah pulau kecil berlumpur yang hanya muncul dari Teluk Benggala pada 2006.





Rencana kontroversial sudah terlambat dari jadwal sebelumnya. Para pejabat sebelumnya mengatakan, mereka ingin mulai memindahkan para pengungsi dari kamp-kamp yang penuh sesak di dekat perbatasan dengan Myanmar ke pulau itu pada bulan Juni. Ini sebelum musim hujan dimulai.






“Awalnya, 50 hingga 60 keluarga Rohingya akan direlokasi pada fase pertama mulai bulan depan,” kata pejabat Bangladesh, Habibul Kabir Chowdhury, Selasa, (18/9).


Bangladesh Mau Pindahkan 100 Ribu Rohingya, pulau terpencil,

Rencana kontroversial sudah terlambat dari jadwal sebelumnya. Para pejabat sebelumnya mengatakan, mereka ingin mulai memindahkan para pengungsi dari kamp-kamp yang penuh sesak di dekat perbatasan (Reuters)





Ratusan ribu orang telah meninggal akibat bencana alam dalam 50 tahun terakhir, sebagian besar di wilayah pesisir dekat Bhashan Char. Pulau ini berjarak satu jam jika dengan perahu dari daratan terdekat tetapi badai yang ganas membuat perjalanan melalui laut menjadi berbahaya atau terkadang tidak memungkinkan.





Rencana untuk merelokasi pengungsi di sana diadakan kembali setelah 700 ribu Muslim Rohingya, melarikan diri dari kekerasan di Myanmar pada Agustus tahun lalu. Mereka mengungsi ke Bangladesh dan membanjiri kamp-kamp pengungsi yang ada.





Kelompok-kelompok hak asasi manusia telah memperingatkan bahwa jalur-jalur berlumpur itu tidak bisa dihuni dan rentan terhadap banjir dan bencana alam lainnya, dan mendesak Bangladesh untuk membatalkan gagasan itu.












(iml/JPC)

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *