Ada Malware Tersembunyi di Software Cheat Call of Duty: Warzone


Jakarta, Wikimedan Ada Malware Tersembunyi di Software Cheat Call of Duty: Warzone. Menurut laporan publisher game Activision, ada malware di game Call of Duty: Warzone.

Disebutkan peretas menyembunyikan malware dalam software cheat untuk Call of Duty: Warzone. Mereka juga menyebarkannya ke sejumlah cheater.

Hal ini dilakukan peretas melakukan berbagai cara untuk membuat pemain Call of Duty: Warzone mengunduh ‘software curang’ itu.

Jelasnya, setelah gamer menjalankan software tersebut malware kemudian akan menginfeksi komputer dengan konten berbayar apa pun yang dipilih oleh peretas Jika perangkat lunak jahat itu tidak menyerang, kemungkinan besar hanya akan diblokir dari permainan.

Dilaporkan Techspot, tak cuma Call of Duty, pemain yang mengunduh cheat untuk Valorant, Fortnite, Minecraft, dan Roblox juga akan mendapatkan sesuatu yang tak menyenangkan. Agar lebih aman, pemain jangan tergiur mengunduh perangkat lunak cheat apapun.

Sebelumnya dilaporkan pengembang Call of Duty juga terus berusaha menjaga game-gamenya besar dari pemain curang. Contohnya, update sistem keamanan tiap minggu, meningkatkan mekanisme laporan in-game, menambahkan sistem keamanan 2FP, dan lainnya. Juga mendedikasikan sumber daya selama 24 jam/7 hari untuk mengidentifikasi cheater, seperti penggunaan aimbot, wallhack, dan lainnya.

Seperti diketahui Call of Duty Warzone memiliki lebih dari 50 juta pemain aktif setelah dirilis selama sebulan lalu, pada Maret 2020. Pencapaian ini diunggah langsung oleh Activision, dengan lebih dari 50 juta pemain, Call of Duty Warzone berhasil mengukir sejarah baru.

Pasalnya, hanya dalam waktu sebulan saja bisa mencapai lebih dari 50 juta pemain, yang sebelumnya hanya 30 juta pemain. Sedangkan, dalam 24 jam saja Warzone bisa menggaet lebih dari 6 juta pemain dari PC dan Konsol.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *