7 Hewan Yang Sekilas Mirip Ternyata Berbeda Banget

Daftar Indodax

7 Hewan Yang Sekilas Mirip Ternyata Berbeda Banget – Pernah nggak kamu salah mengira jenis hewan karena bentuknya mirip banget? Ada beberapa hewan yang ternyata mirip secara fisik, tapi ternyata sebenarnya berbeda mulai dari nama sampai habitatnya. Mungkin, kamu pernah salah menyebut saat melihat hewan-hewan yang punya bentuk serupa satu sama lain ini.

Kura-kura dan penyu, misalnya. Bentuknya mirip tapi habitat mereka berbeda. Penyu hidup di perairan, sedangkan kura-kura di darat. Coba lihat lebih jelas, bentuk mereka juga cukup beda. Selain penyu dan kura-kura, ada sejumlah binatang lain yang mirip dan kali ini akan dibahas lebih lanjut oleh Wikimedan. Yuk, kenali daripada salah mengira. 

Macan Tutul dan Jaguar

Sama-sama dari keluarga kucing besar dan punya totol-totol di badan, macan tutul dan jaguar ini beda banget. Pertama, tempat tinggal kedua hewan ini berjauhan bahkan beda benua. Jaguar, yang terkenal akan kemampuan berlarinya, tinggal di Amerika Selatan dan Tengah. Ada juga di Amerika Serikat sebelah barat daya. Sementara, habitat macan tutul di Afrika dan Asia.

Bentuk macan tutul dan jaguar ternyata berlainan. Tubuh jaguar lebih besar daripada macan tutul. Sementara, macan tutul punya ekor lebih panjang dan badannya lebih ramping dibandingkan dengan jaguar. Nah, totol-totol hitam di badan mereka ini yang suka bikin bingung.

Ternyata kalau dilihat lebih jelas, ada bintik-bintik kecil lagi di dalam totol besar jaguar. Wah, tapi nggak perlu kamu lihat secara langsung, ya. Baik jaguar dan macan tutul adalah hewan yang tertutup dan nggak gampang ditemui di alam liar.

Buaya dan Aligator

Hayo siapa yang berpikiran kalau kedua hewan pemangsa ini sama? Mungkin sebagian dari kamu menganggap istilah aligator diberikan ke buaya yang ukurannya besar. Ternyata bukan itu! Walaupun dari keluarga yang sama, buaya dan aligator punya beberapa perbedaan. Mulai dari habitat, bentuk moncong, dan susunan gigi.

Kamu penasaran? Coba deh perhatikan bentuk kepala buaya dan aligator. Bentuk rahang buaya V memanjang, sedangkan aligator mirip huruf U dan membulat. Tapi, ada juga nih jenis buaya di India yang bentuk moncongnya bulat seperti aligator. Nah, susunan gigi buaya dan aligator ternyata nggak sama. Gigi rahang bawah buaya menonjol dan susunannya tumpang tindih dengan rahang atas. Jadi, kelihatan seperti tidak rapi.

Perbedaan buaya dan aligator yang cukup penting adalah tempat tinggal. Habitat buaya di air asin, sedangkan aligator di air tawar. Kok bisa gitu? Ternyata, dalam tubuh buaya terdapat kelenjar khusus yang membantu mengeluarkan garam berlebih. Nggak heran buaya lebih tahan dan nyaman tinggal di air asin seperti rawa bakau pesisir. Sayangnya, kelenjar khusus tersebut nggak berkembang baik dalam tubuh aligator. Makanya, hewan ini lebih tahan tinggal di air tawar.

Ngengat dan Kupu-kupu

Siapa nih yang suka melihat hewan mirip kupu-kupu tapi bentuknya lebih kecil dan warnanya gelap? Itu yang kita kenal sebagai ngengat. Tapi tahu nggak? Ternyata jenis ngengat banyak, sama seperti kupu-kupu. Ada juga ngengat yang berwarna-warni layaknya kupu-kupu. Begitu juga dengan spesies kupu-kupu, ada yang warnanya gelap dan nggak warna-warni.

Kadang-kadang, orang membedakan ngengat dan kupu-kupu dari waktu mereka datang. Kupu-kupu dikenal suka muncul saat siang hari, sedangkan ngengat malam hari. Padahal, ada juga spesies ngengat yang terbang pada siang hari.

Jadi gimana membedakan ngengat dengan kupu-kupu? Caranya, lihat baik-baik antena kedua hewan terbang ini. Antena ngengat biasanya ramping atau berbulu, serta meruncing ke suatu titik. Beda dengan antena kupu-kupu, umumnya menebal di ujung antena.

Kelinci dan Terwelu

Kelinci dan terwelu sekilas mirip banget. Sama-sama hewan berbulu, telinga panjang, dan kaki depan lebih pendek. Gimana cara membedakan kedua hewan ini? Dilihat dari warna bulu, umumnya terwelu punya tanda hitam. Coba deh lihat juga kemampuan berlari kelinci dan terwelu. Larinya cepat? Itu dia terwelu, karena kaki belakang terwelu lebih kuat daripada kelinci, jadi bisa lari kencang dan lebih pintar menghindari pemangsa.

Amati juga bentuk kedua hewan tersebut. Seringkali bentuk terwelu lebih besar daripada kelinci. Nggak heran, kaki terwelu juga bakal lebih besar dari kelinci. Telinga kelinci lebih pendek daripada terwelu.

Lebah dan Tawon

Kalau cuma dilihat sekilas, lebah dan tawon emang mirip banget. Baik lebah dan tawon menyengat kalau menyerang, tapi ternyata tawon lebih gampang jadi agresif. Jadi jangan mengganggu habitat tawon, ya. Gimana dengan bentuk keduanya? Nah, badan lebah ini berbulu dan kaki belakangnya rata. Sementara, badan tawon lebih kurus, kakinya pun lebih ramping daripada lebah.

Alpaka dan Llama

Kamu masih suka bingung membedakan alpaka dan llama? Tampilannya mirip karena hewan berbulu ini punya leher dan kaki panjang juga wajah mungil. Cara paling gampang membedakan alpaka dan llama yaitu lihat ukuran badannya, alpaka biasanya lebih kecil daripada llama.

Berat rata-rata alpaka sekitar 70 kilogram, sedangkan llama sampai 180 kilogram. Selain itu, ukuran telinga alpaka lebih pendek dan bentuknya seperti tombak alias agak mengerucut ke atas. Telinga llama lebih panjang dan melengkung ke dalam sekilas bentuknya kayak pisang.

Landak dan Landak Mini

Kalau dalam istilah Bahasa Inggris ada hedgehog dan porcupine. Di Indonesia, keduanya disebut landak mini dan landak yang sama-sama punya duri tajam di punggung untuk melindungi diri. Walaupun sebutannya landak, tapi kedua hewan tersebut beda banget. Dilihat dari bentuknya, hedgehog alias landak mini kecil mungil. Sementara porcupine alias landak bentuknya lebih besar dari landak mini.

Duri landak ternyata berbahaya, loh, karena mengandung racun. Tapi landak nggak bakal menyerang. Jadi jangan ganggu landak, ya. Duri landak pun lebih banyak dan panjang tapi lembut seperti bulu di sekujur tubuhnya. Sementara, duri landak mini lebih tajam tapi pendek-pendek di bagian punggung. Perut, muka, dan kakinya nggak ada duri. Makanya, banyak yang memelihara landak mini.

Landak termasuk hewan pengerat dan herbivor alias pemakan tumbuhan, buah, dan kulit pohon yang lembut. Terlihat kecil mungil, landak ini ini omnivor atau pemakan segala. Mulai dari buah, serangga, sampai kodok pun dilahap landak mini. Di alam liar, kamu bakal menemukan landak mini di Eropa, Afrika, dan Asia. Sedangkan landak ada di Amerika Utara dan Selatan.

Benar kan, ternyata banyak hewan yang kalau dilihat secara fisik mirip, tapi ternyata punya nama sampai habitat yang berbeda. Sebenarnya, kalau dilihat lebih teliti lagi, hewan-hewan di atas juga punya fisik yang sedikit berbeda. Jadi, harus lebih jeli kalau ingin membedakan. Dari daftar hewan mirip di atas, kamu pernah salah mengira yang mana? Selain deretah hewan di atas, ada lagi yang wujudnya mirip tapi ternyata beda banget?

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *