6 Ton Sampah Nyangkut di Pintu Air Manggarai
[ad_1]
Wikimedan – Hujan di daerah hulu membuat debit air di Sungai Ciliwung Naik. Aliran air membawa sampah yang cukup banyak. Setidaknya ada enam ton sampah nyangkut di Pintu Air Manggarai di Jalan Raya Tambak, Manggarai, Jakarta Pusat.
Petugas UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta di Pintu Air Manggarai Prasetyo Suyatno mengatakan, enam ton sampah yang tersangkut itu terhitung selama dua hari, yakni Sabtu dan Minggu. Sampah didominasi dengan ranting pohon, bambu, dan juga sampah rumah tangga.
“Puncaknya itu kemarin, pukul 08.30 WIB. Itu akibat hujannya dihulu mungkin daerah sekitar Bogor atau Depok yah. Total sudah enam ton yang kami angkut,” ujar Prasetyo kepada Wikimedan, Minggu (21/10).
Sampah yang telah diangkat kemudian dibawa ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Perintis menggunakan truk. Pembuangan sampah ke TPS Perintis sudah dilakukan 30 rit. “Nanti dari TPS Perintis baru dibuang ke Bantar Gebang,” katanya.
Selain itu, Pras juga menjelaskan dirinya mempunyai target pribadi dalam penangan sampah di Pintu Air Manggarai tersebut. Agar jika terdapat kiriman kembali, sampah tidak menumpuk di pintu air.
“Saya punya target pribadi sebenarnya, maksimal pengerjaan itu kita kebut dalam jangka waktu 3 hari selesai,” tegasnya
Dari pantauan Wikimedan masih banyak terdapat sampah yang menumpuk berupa ranting pohon, bambu, dan sampah rumah tangga di Pintu Air Manggarai. Petugas UPK Badan Air masih melakukan pengangkatan sampah dengan alat berat ekskavator dan beberapa unit kendaraan truk engkol yang akan membawa sampah ke TPS di kawasan Perintis Kemerdekaan.
(dik/JPC)
[ad_2]