5 Kelakuan Unik Revita VT yang Kerap Menuai Kontroversi Netizen

Daftar Indodax

Wikimedan.com – Nama Revina VT sudah tak asing lagi di dunia entertainment Indonesia. Selebgram cantik ini ramai dibicarakan saat ia terlibat dalam perseteruan dengan Deddy Susanto –yang ia sebut sebagai predator berkedok psikolog. Tak hanya tenar di jagad Instagram saja, Revina juga aktif di Twitter.

Kerap menuangkan pemikirannya dalam cuitan di Twitter, tak jarang Revina diserang oleh netizen karena dianggap kontroversi. Berikut ini kelakuan Revina yang pernah menjadi sorotan warganet.

Sering dibicarakan saat pacaran dengan Young Lex

Revina merupakan salah satu selebgram yang pernah menjalin kedekatan dengan Young Lex pada 2018 lalu. Meski tak bertahan lama, gaya pacaran Revina dan Young Lex saat itu disebut terlalu ‘dewasa’. Salah satunya adalah foto di mana Revina tampak ‘ngemut’ tangan Young Lex. Berkat foto tersebut, netizen memberikan komentar jahat dan pedas.

Revina dan Young Lex [sumber gambar]Banyak yang bilang bahwa hubungan Revina hanyalah drama belaka. Tak mau kalah, Revina membalas komentar tersebut tak kalah pedas. “Young Lex dapat surga, terus gue dapet neraka? I enjoy my hell and I will see you in there, bit*h!”

Sindiran terhadap generasi 90-an

Revina pernah disebut cari ribut dengan generasi 90an karena salah satu unggahan videonya. Dalam video tersebut Revina menyebut bahwa banyak orang bilang kalau anak 90an adalah generasi emas. Padahal, faktanya mereka hanya generasi yang sok bermoral.

Anak-anak zaman sekarang juga tak kalah pintar. Mereka bisa mengoperasikan gadget serta melek teknologi. Revina juga menggunakan kata-kata ‘sorry ya, otak lo dipake dulu’ yang membuat warganet tambah geram padanya.

Adu mulut dengan Nikita Mirzani di acara televisi

Sama-sama blak-blakan, perseteruan antara Nikita Mirzani dan Revina tentu tak bisa terhindarkan. Keduanya pernah terlibat adu mulut dalam acara televisi Pagi Pagi Pasti Happy yang tayang Maret 2019 lalu.

Berawal dari Nikita yang mempertanyakan keberadaan Revina yang menggantikan ia sebagai host, keduanya saling lempar ejekan soal penampilan dan umur. Untung saja, ada Uya Kuya yang melerai keduanya.

Menyindir fisik seseorang di gym

Awal September lalu, nama Revina sempat menjadi trending di Twitter berkat cuitannya yang disebut body shaming. Dalam thread-nya, Revina menulis pengalamannya yang bertemu dengan perempuan lain di gym.

Revina Polusi Visual [sumber gambar]Revina menulis bahwa bokong di perempuan yang tampak hitam, keteknya ke mana-mana dan menjadi polusi visual. Tak heran, cuitan tersebut ramai mendapat komentar netizen. Mereka menghujat balik Revina –yang katanya selama ini sering membicarakan isu seputar tidak boleh body shaming—. Ungkapan Revina tersebut dinilai membuat sakit hati, apalagi sesama perempuan.

Cuitan yang dinilai rasis terhadap Chinese-Jawa

Terbaru adalah cuitan Revina tentang suku Tionghoa-Surabaya yang suka mencampur bahasa Indonesia dan Jawa. Ia menulis bahwa orang-orang Chinese-Surabaya sudah merusak tata bahasa Jawa. Mencampurkan bahasa daerah dengan bahasa Indonesia membuat bahasa tak nyaman didengar. Dengan gamblang Revina mengatakan kalau ia tak menyukai orang-orang tersebut karena tidak ingin tata bahasanya semakin rusak.

Namun, di akhir cuitannya Revina tak menampik bahwa adiknya juga kerap melakukan hal yang sama, menggunakan bahasa ‘Jawa rusak’. Karenanya, Revina meminta adiknya untuk memakai bahasa Indonesia atau Inggris sekalian saat mau berkomunikasi dengannya. Karena inilah banyak netizen menilai bahwa Revina tidak mengerti bahwa memang ada bahasa ‘campur-campur’ yang disebut sebagai dialek.

Karena kerap menuai kontroversi, netizen menyebut bahwa Revina memang sering meributkan sesuatu yang bahkan tidak perlu diributkan. Popularitas yang didapatkan oleh Revina juga karena dirinya sering tersandung kasus dengan berbagai kalangan. Setelah kasus-kasus di atas, kira-kira apa lagi ya kelakuan unik yang akan dilakukan oleh Revina?

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *