5 Alasan Seragam Satpam Diubah Cokelat Mirip Polisi, Salah Satunya Biar Ada Rasa Bangga

Anggota Satuan Pengamanan atau Satpam bakal menerima seragam baru yang berwarna cokelat yang mirip dengan kepolisian. Hal ini terjadi setelah Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis belum lama ini mengeluarkan Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa.

Salah satu isi dari peraturan tersebut terkait dengan seragam baru dan atribut anggota satpam. Seperti yang diungkapkan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono. Ada beberapa alasan di balik keputusan tersebut. Selengkapnya, simak ulasan Wikimedan berikut ini.

Menjalin kedekatan secara emosional dengan anggota Polri

Salam komando antara anggota Polri dengan Satpam [sumber gambar]

Keberadaan Satpam tak terpisahkan dengan anggota Polri. Di dalam lingkup tugas, Satpam menjadi yang pertama sebelum anggota Kepolisian untuk melindungi dan mengayomi lingkungan atau tempat kerjanya dari setiap gangguan keamanan. Dengan warna seragam yang serupa, ada semacam ikatan emosional yang terjalin dari sebelumnya yang mungkin tersekat karena hanya beda status lewat warna seragam.

Menumbuhkan kebanggaan anggota Satpam sebagai pelaksana tugas terbatas kepolisian

Seragam baru Satpam laki-laki [sumber gambar]

Sebagai pelaksana tugas terbatas kepolisian, penggantian warna seragam menjadi cokelat tersebut juga dimaksudkan agar menumbuhkan kebanggaan mereka sebagai anggota Satpam. Harapannya, mereka bisa terus termotivasi untuk memberikan yang terbaik ketika bertugas di lingkungan kerjanya.

Memuliakan profesi Satpam

Anggota Satpam laki-laki dan perempuan dengan seragam baru mereka [sumber gambar]

Citra Satpam selama ini mungkin kerap dipandang sebelah mata karena dirasa kurang menarik bagi masyarakat secara umum. Meski sama-sama bertugas untuk menegakkan peraturan dan tata tertib layaknya anggota Polri. Dengan adanya seragam baru tersebut, diharapkan masyarakat bisa mengapresiasi kinerja mereka yang juga mengemban tugas layaknya anggota Polri dengan kewenangan yang terbatas.

Menambah fungsi kepolisian di tengah-tengah masyarakat

Pelatihan anggota Satpam oleh Polri [sumber gambar]

Tugas Satpam sebagai pelayan dan penjaga ketertiban di masyarakat, merupakan salah satu unsur yang juga diemban dalam fungsi di dalam kepolisian. Bisa dibilang, seragam cokelat yang digunakan melambangkan bahwa tugas Satpam juga mirip dengan anggota Polri namun hanya dalam lingkungan kerjanya. Di luar itu, mereka harus berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

Filosofi warna cokelat yang dikenakan anggota Satpam

Pengenalan seragam baru Satpam yang berwarna Cokelat [sumber gambar]

Warna cokelat muda untuk baju dan cokelat tua untuk celana pada anggota Satpam, dinilai memiliki filosofi yang melambangkan kehangatan, rasa nyaman, ketabahan, kebersahajaan, keanggunan, dan stabillitas. Hal-hal tersebut merupakan cerminan dari pelayanan yang diberikan oleh anggota Satpam yang tengah bertugas di tengah-tengah masyarakat.

BACA JUGA: Kisah Satpam Cantik asal Subang yang Senyumannya Bikin Para Cowok Lemas Tak berdaya

Tak hanya warna seragam yang serupa, bagian pundak seragam satpam juga punya tiga tanda pangkat. Sesuai Peraturan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Perkap) Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa, ada tiga kepangkatan anggota satpam yakni manajer, supervisor, dan pelaksana. Semua dipasang di bagian pundak kanan dan kiri pada seragam PDH, PDL Sus, dan PDL Satu. Keren ya Sahabat Wikimedan?

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *