48 Siswa SMKS AL-Wasliyah 12 Sei Rampah Terima Piagam Satlantas Polres Serdang Bedagai


WikimedanSejumlah 48 siswa-siswi Sekolah SMKS Al – Washliyah, 12 Sei Rampah menerima piagam penghargaan dari Satlantas Polres Serdang Bedagai (Sergai).

Acara yang digelar pada Senin (21/9) di selenggarakan digedung aula sekolah Al Washliyah Sei Rampah jalan Negara Dusun I Desa Sei Rampah Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Sergai.

Penyerahan piagam tersebut turut dihadiri, PC,Al Washliyah Sei Rampah, Zulkarnain SPd, Kepala Sekolah SMKS Al Washliyah 12, Sei Rampah,Rizki Surya Prasetya SPd, dan mewakili Dinas Pendidikan Sergai, Khoya Bakrie Samosir SPd MPd, Kaurbin Ops Satlantas Polres Sergai, IPTU. Andi Sujendral bersama Kanit Dikyasa AIPTU, Suhendra S dan Personil Satlantas Brigadir Juarno. Acara tersebut juga di hadiri para guru Al Washliyah 12 Sei Rampah dan puluhan orang tua murid.

Sebelumnya, selama 2 Bulan para siswa siswi Al Washliyah 12 itu mengikuti diklat “Program Sikap dan Mental serta Tata cara Berlalulintas” pelajaran tahun 2020/2021. Dibimbing Personil Satlan tas Polres Sergai di Mako Polres Sergai.

Kepala sekolah Al Washliyah12 Sei Rampah, Rizki Surya Prasetya SPd, dalam sambutannya mengungkapkan, ada 50 Siswa siswi yang mengikuti ke giatan tersebut namun 1, siswa meninggal dunia akibat kecelakaan sepeda motor dan 1, siswa lagi dia tidak bisa mengikuti kegiatan, sehingga tersisa 48 orang dan hari ini mereka telah sah menjadi murid di Al Washliyah 12 Sei Rampah.

“Untuk menjadi siswa SMKS AlWashliyah 12 Sei Rampah sebelumnya, selama 2 Bulan mereka mengikuti program pem binaan sikap dan mental serta tentang tata cara berlalulintas yang baik di tahun ajaran 2020/2021,” ujarnya.

Rizki Surya mencetuskan, dari jumlah 48 orang murid yang yang lulus ada 2 orang murid terbaik yang mengi kuti kegiatan itu yaitu, 1, siswi Putri bernama Nurliani kemudian 1, siswa putra bernama Fuad,” sebutnya.

Dirinya menambahkan,selaku kepala sekolah Al Washliyah 12 ia berharap kedepannya Polres Sergai Khususnya Sat lantas Polres Sergai, tetap melaku kan kerja sama agar kedepannya lebih baik lagi.

“Sehingga dapat menciptakan generasi bangsa dan seorang siswa yang memang benar-benar nasionalis dan cinta terhadap Pancasila khususnya Negara kesatuan republik Indonesia (NKRI),”bilangnya.

Sementara terkait maraknya peredaran narkoba yang menyentuh siswa siswi generasi bangsa Rizki Surya menjelaskan,kami ada program di din ding dan konseling dalam memperhati kan dan mengamati siswa-siswa yang mengalami perubahan fisik kemudian mengalami perubahan perilaku maka secara langsung pihak sekolah akan undang orang tua dan langsung memba wanya ke BNN untuk uji tes urine.

” jika seseorang siswa itu dikatakan positif maka untuk dilakukan rehab jalan karena anak-anak merupakan pengguna pemula. Kita tidak boleh menutupi dan harus membuka pikiran mereka tentang bahaya narkoba. Karena itu sangat berbahaya untuk generasi muda.,”ucapnya.

Dikesempatan itu mewakili para orang tua murid, ibu dari Nurliani mengucapkan terimakasih kepada para guru SMKS Al-Washliyah 12 yang telah berkerja sama dengan pihak kepolisian khusnya Polres sergai dalam membina anak anak kami.

“Semua ini untuk masa depan, kita sebagai orang tua masa depan kita adalah hari ini, namun masa depan mereka tentunya lebih besar di tangan orang tua.Walaupun dengan segala keterbatasan dana maka kegiatan pembinaan mental ini agar menimbulkan efek positif

kegiatan ini di harapkan terus berjalan bersama polri agar siswa siswi terhindar dari kenakalan remaja khususnya narkoba. Dan ini hasil kerjasama dengan polres Serdang Bedagai

“Mari sama sama kita dukung kegiatan ini agar anak didik kita bisa maju dan siap mental,dalam mengha dapi masa depan,” ujarnya.

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang SH melalui Kasat lantas AKP Agung Basuni yang disam paikan IPTU Andi Sujendral menjelas kan, pembinaan atau pelatihan yang dilakukan oleh Polres Sergai selama 60 hari merupakan kerjasama.Mendorong para siswa SMKS Al-Washliyah 12 Sei Rampah, dalam menyiapkan fasilitas mental.

Berkaitan dengan hal tersebut, ada beberapa hal yang menjadi perhatian bagi kita untuk bapak dan ibu sekalian bahwa semua kegiatan yang dilakukan nilai positifnya sangat tinggi.

“Program yang dicanangkan oleh pihak sekolah dan apa yang sudah kita berikan ini tidak bisa lepas dari pada orang tua siswa dan pengaruh lingkungan itu sangat besar sekali.sampai hari ini di Polres Serdang Bedagai itu ada 278 tahanan dan 95% kasus narkoba. ada yang muda dan yang sudah tua masih juga seperti itu saya nggak tahu fenomena apa ini,”ujarnya.

Menurutnya,pengawasan yang ketat dari pada orang tua siswa ini sangat berperan. Bapak Ibu ingatkan anak-anaknya untuk sholat yang paling utama bangunkan dia pagi untuk salat subuh.

Disituasi Pandemi covid-19 IPTU. Andi Sujendral mengingatkan, kepada orang tua murid dan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Pengetahuan yang terakhir itu hanya faktor pendukung sebenarnya nilai yang diambil itu adalah pendidikan mental kalau akademi itu nomor terakhir, bila nilai tidak mencapai 60 maka anak itu pasti dikeluarkan itu nilai akademik dan nilai-nilai kepribadian.Mudah mudahan apa yang dilakukan bisa ditiru,”Beber IPTU Andi yang juga alumni Al-Washliyah.

Pada kesempatan acara itu Pimpinan cabang Al- Washliyah Sei Rampah Zulkarnain SPd, memberikan motivasi khusnya orang tua murid agar bersema ngat dalam mendorong anak anak kita.

Selain itu, Zulkarnain SPd juga mengucapkan terimakasih kepada polri khusus nya satlantas Polres Serdang Bedagai yang telah memberikan bimbingan mental pada siswa Al Wasliyah 12 Sei Rampah.

” Saya ucapkan terimakasih kepada orang tua murid yang mempercayakan anaknya untuk dididik di sekolah AL- Washliyah 12 Sei Rampah,” tegasnya.

Iapun berharap kerjasama polres Serdang Bedagai untuk mendidik para siswa Al Washliyah 12 dan mengimbau kepada siswa jangan membuat malu sekolah Al Wasliyah 12.

Sementara mewakili Dinas Pendidikan Sergai, Khoya Bakrie Samosir SPd MPd memberikan apresiasi kepada Sat lantas Polres Sergai yang telah membuat program yang sangat baik .

Menurutnya dari 50 siswa yang ikut dalam program sikap dan mental hanya 48 siswa yang lulus ini merupakan satu kesuksesan bagi SMKS Al-Washliyah 12 yang mengikuti program selama 2 bulan, Ia juga mengimbau bagi siswa agar mematuhi lalu lintas .

“Memang saat ini kita menghadapi Pandemi covid-19 sehingga siswa harus mengikuti proses pembelajaran melalui sistem Daring dan ini merupakan program kementerian pendidikan sehingga saat ini para siswa belum bisa melakukan belajar tatap muka,” Cetusnya.

Komentar
Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *