4 Fakta Taliban, Kelompok yang Ambil Alih Kekuasaan Afghanistan hingga Bikin Kacau

Daftar Indodax

4 Fakta Taliban, Kelompok yang Ambil Alih Kekuasaan Afghanistan hingga Bikin Kacau. Afghanistan adalah negara daratan yang berlokasi di antara Asia Tengah dan Asia Selatan. Ibu kota Afghanistan adalah Kabul. Mungkin kalau mendengar negara ini yang terbersit di pikiran adalah perang, perang, dan perang. Bisa juga terpikirkan akan invasi Amerika Serikat yang sudah berjalan selama berpuluh tahun. Kalau tertarik akan dunia politik, mungkin akan teringat dengan Taliban.

Kelompok yang berbasis di Afghanistan ini, sudah lama menjadi perbincangan di dunia interasional karena sejumlah aksi. Hal yang terbaru adalah Taliban telah mengambil alih kekuasaan Afghanistan sampai presidennya kabur dari negara itu. Kejadian yang menggemparkan dunia ini tidak terlepas dari perginya militer Amerika Serikat dari Afghanistan. Bagaimana awal mula adanya Taliban dan invasi Amerika Serikat di Afghanistan?

Taliban muncul sejak 1994

Taliban didirikan oleh seorang bernama Mullah Omar yang juga komandan pasukan mujahidin, yang mendorong Uni Soviet untuk keluar dari Afganistan pada 1989. Anggota Taliban adalah orang-orang yang pernah belajar di bawah Mullah Omar. Setelah Uni Soviet keluar dari Afganistan, kondisi politik di negara ini menjadi tidak stabil. Maka Mullah Omar membentuk Taliban, yang bertujuan untuk memberantas korupsi dan kejahatan di Afganistan. Setelah berkuasa, Taliban memberikan janji, seperti akan menegakkan hukum Islam versi mereka.

Milisi Taliban setelah menguasai Afghanistan. [Sumber Gambar]

Pada 1996, Taliban menduduki Kabul dan menggulingkan presiden Afghanistan kala itu. Taliban disebut berhasil memberantas korupsi, membatasi pelanggaran hukum, dan mengendalikan Afghanistan. Tapi ada aturan lain yang terbilang ekstrem, seperti melarang televisi, musik, dan bioskop. Juga memaksa anak perempuan untuk memakai burqa dan melarang anak perempuan berumur di atas 10 tahun untuk sekolah.

Musuh militer Amerika Serikat

Mungkin ada yang masih ingat dengan kejadian terorisme di gedung WTC di Amerika Serikat. Saat itu, yang diduga sebagai pelaku adalah kelompok Al Qaeda. Taliban disebut melindungi Osama Bin Laden, pemimpin Al Qaeda. Semenjak tahun itu, militer Amerika Serikat dan negara sekutunya melakukan serangan terhadap Taliban di Afghanistan, yang membuat mereka melarikan diri ke Pakistan. Tapi Taliban masih tetap ada, beberapa sembunyi di gua dan tetap beroperasi bahkan sampai sekarang.

Milisi Taliban di Kabul, ibu kota Afghanistan. [Sumber Gambar]

Akhirnya militer yang dipimpin Amerika Serikat menduduki Afghanistan selama 20 tahun. Mereka berperang melawan Taliban dan Al Qaeda. Sampai akhirnya pada 2021, militer ini memutuskan untuk menarik pasukannya dari Afghanistan. Hal ini terjadi karena adanya perjanjian antara Amerika Serikat dengan Taliban. Pasukan Amerika Serikat akan mundur asalkan Taliban tidak lagi membiarkan Al Qaeda atau kelompok eksremis lain beroperasi di wilayah yang dikendalikan oleh Taliban.

Menguasai Afghanistan

Keadaan Kabul, ibu kota Afghanistan, setelah serangan bom. [Sumber Gambar]

Keluarnya militer Amerika Serikat dari Afghanistan membuat Taliban muncul kembali. Mereka bahkan kini menguasai 23 ibu kota provinsi di Afghanistan. Sampai akhirnya kekuasaan Kabul pun direbut. Sampai-sampai, presiden Afghanistan melarikan diri dengan dalih tidak ingin ada pertumpahan darah. Suasana Kabul saat ini masih kacau karena diplomat dari sejumlah negara harus dievakuasi, begitu pula dengan beberapa warga negara Indonesia di sana.

Membuat warga Afghanistan berbondong-bondong pergi

Warga Afghanistan berbondong-bondong pergi dari negara mereka. [Sumber Gambar]

Akibat berkuasanya Taliban, banyak warga Afghanistan yang memilih untuk pergi dari negara tersebut. Warga memutuskan pergi menggunakan jalur darat dan jalur udara. Beberapa orang bahkan berjalan kaki untuk dapat mencapai Pakistan, negara yang cukup dekat dengan Afghanistan untuk mengungsi. Suasana di bandara tidak kalah mencekam, karena banyak yang berebut untuk masuk ke dalam pesawat yang kapasitasnya tidak banyak. Bahkan sampai ada warga yang nekat menyelinap ke roda pesawat agar dapat keluar dari Afghanistan.

Keadaan Afghanistan saat ini masih tidak kondusif. Banyak kejadian tidak menyenangkan yang terjadi kepada warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak. Mari kita doakan semoga warga Afghanistan mendapatkan suaka yang membuat hidup mereka lebih baik lagi.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *