4 Fakta Pedagang Kaki Lima India, Jualannya Sederhana tapi Tenyata Banyak yang Kaya Raya

Daftar Indodax

4 Fakta Pedagang Kaki Lima India, Jualannya Sederhana tapi Tenyata Banyak yang Kaya Raya. Makanan atau dagangan yang dijual oleh pedagang kaki lima India, selalu jadi daya tarik tersendiri. Ya, pasalnya banyak dari jualan itu yang lumayan unik dan tidak ditemukan di negara lain. Baik dari rasa, bentuk, dan bau yang lumayan unik. Apalagi ditambah harga murah yang membuat orang lebih memilih membeli barang atau makanan di kaki lima.

Namun tanpa kamu sadari, ternyata banyak para pedagang kaki lima India yang sebenarnya orang mapan. Terlepas dari jualannya di pinggir jalan dan pakai gerobak kayu, namun punya rumah dan beberapa mobil. Lalu benarkah hal itu? Berikut ulasan lengkapnya.

Banyak pedagang kaki lima India sebenarnya kaya

Pedagang kaki lima memang identik dengan keadaan ekonomi yang rendah. Apalagi di India, image kurang baik sering melekat pada mereka karena pengaruh lingkungannya, misalnya karena kasta bawah. Namun ternyata sebuah survei mengatakan hal yang sebaliknya. Dilansir dari laman Vice, banyak dari para pedagang kaki lima di India ini sebenarnya adalah jutawan.

Meskipun tidak semua, namun para pedagang kaya ini seolah tak nampak seperti orang yang berada. Namun kenyataanya, mereka ternyata punya beberapa mobil, rumah, dan tanah yang lumayan luas. Dari investigasi yang dilakukan oleh Income Tax Department of Kanpur, Uttar Pradesh, ada 250 pedagang kaki lima di kota itu. Nah itu baru satu daerah, belum kota-kota yang lainnya.

Penghasilan lebih dari pegawai kelas menengah

Pendapatan dari beberapa pedagang kaki lima ini sebenarnya sampai di angka yang luar biasa. Dilansir dari laman Vice, total dari aset para pedagang kaya di kota ini mencapai  mencapai 37,5 juta Rupee (setara Rp72 miliar). Bahkan banyak dari mereka yang ternyata diketahui memiliki tanah dengan luas total ratusan hektar di sekitar kota Kanpur.

Padahal pekerjaan mereka hanyalah seperti para pedagang lain di daerah lain, mulai dari penjual buah, makanan, hingga toko kelontong. Usut punya usut, kekayaan ratusan penjual ini tidak hanya dari bisnisnya namun juga dari jalur lain.

Mengemplang pajak yang bikin rugi negara

‘Jalur lain’ yang dijelaskan sebelumnya, ternyata adalah melakukan pengemplangan pajak. Hal ini yang dilakukan beberapa oknum untuk terus mempertahankan harta mereka agar tetap banyak. Padahal dengan penghasilan yang dimiliki, pajaknya bisa sangat membantu negara.

Pengemplangan pajak ini rupanya dilakukan dalam jangka waktu yang cukup lama, bahkan bertahun-tahun lamanya. Modus yang dilakukan ternyata adalah membeli aset dengan menggunakan nama kerabat jauh mereka atau kalau tidak menyimpan uangnya ke koperasi yang tidak terdaftar resmi. Nah, dengan demikian mereka bisa bebas dari kewajiban negara.

Namun derita yang harus dirasakan

Meskipun terlihat hidup makmur, rupanya para pedagang kaki lima India ini juga punya masalah yang serius juga. Mereka harus berhadapan dengan preman yang memintah ‘jatah’ secara rutin pada pedagang ini dan tentu jumlahnya tidak sedikit. Mau tak mau, para pedagang ini harus menyisihkan banyak uang secara rutin buat supaya bisa aman.

Selain itu, para pedagang ini diketahui rata-rata harus bekerja 12 jam dalam seharinya supaya bisa mendapatkan keuntungan. Nah, belum lagi adanya diskriminasi kasta yang selalu ditemui padahal sudah dilarang oleh pemerintah. Bisa dibilang nasib para pedagang kaki lima ini ada mujur dan sialnya dalam bekerja.

Tidak ada yang menyangka kalau para pedagang yang biasa jualan di jalanan ini, punya pendapatan yang lumayan juga. Bahkan banyak darinya yang masuk dalam kategori orang kaya. Namun sayang pengemplangan pajak yang dilakukan oleh oknum malah merugikan negara. 

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *