Wiranto Berharap Idul Fitri Bisa Turunkan Tensi Politik yang Panas

Wikimedan – Momen Idul Fitri 1440 Hijriah, semua masyarakat saling bersiturahmi antar sesama. Saling memaafkan adalah tradisi yang sudah dilakukan sejak lama. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto mengatakan momen Idul Fitri ini diharapkan bisa dimaknai oleh para elite politik.“Mudah-mudahan dimaknai seluruh bangsa Indonesia terutama para politikus,” ujar Wiranto kepada wartawan, Kamis (6/6).Baik para kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dan Jokowi-Ma’ruf Amin juga menurut Wiranto momen saling memafkan ini bisa dimaknai. Terutama terutama kepada dua kubu yang bertemu untuk gugatan sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK). “Yang saat ini sedang melanjutkan usaha kompetisinya mudah-mudahan langsung lebih reda lagi lebih masuk ke jalur-jalur hukum dan konstitusi yang ada,” katanya.
ILUSTRASI Idul Fitri 1440 Hijriah. (Kokoh Praba/ Wikimedan)Adanya Idul Fitri ini diharapkan oleh mantan Panglima ABRI ini bisa terus mendinginkan suasana perpolitikan di Indonesia. Karena dirinya sangat tidak menginginkan tensi politik di dalam negeri terus panas. “Sebagai bagian dari aparat yang mengamankan republik ini tentunya kita berharap dengan suasana lebaran, maka tensi politik maupun keamanan cukup panas bisa reda. Itu harapan bangsa Indonesia,” ungkapnya.Wiranto melihat di perayaan Idul Fitri ini tensi politik telah ‘adem’. Sehingga memang cukup ampuh Idul Fitri ini bagi semua pihak untuk melakukan rekonsiliasi. Wiranto mencontohkaan setelah Pemilu 2019, tensi di dalam negeribbcukup panas ditambah dengan kerusuhan 21-22 Mei. Namun semuanya di Idul Fitri ini semuanya menunjukan kedamaian. “Menurut saya turunnya tensi politik, tensi keamanan ini kan berkah Ramadan,” pungkasnya.Editor : Bintang PradewoReporter : Gunawan Wibisono

Loading...
Silahkan Share Ke Yang Lain Ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *