Top 5 Vendor Smartphone Global Q2-2021

Daftar Indodax

Jakarta, Wikimedan – Top 5 Vendor Smartphone Global Q2-2021. Memasuki pertengahan Juli, sejumlah Lembaga riset mulai mengeluarkan laporan kuartal kedua pasar smartphone dunia, salah satunya Canalys. Pada laporan terbarunya, Canalys mencatat pada Q2 2021, pengiriman smartphone global meningkat 12%, ketika vaksin diluncurkan di seluruh dunia, dan kebiasaan bagi warga dan ekonomi negara mulai terbentuk.

Menurut Canalys, lima besar vendor smartphone global pada kuartal 2 2021 berturut-turut adalah Samsung (19%), Xiaomi (17%), Apple (14%), Oppo (10%), dan Vivo (10%).

Samsung adalah vendor smartphone nomor satu dunia selama periode April-Juni dengan pangsa 19% dari smartphone yang dikirimkan. Angka itu menurun dari perolehan 22% pada kuartal sebelumnya. Namun jika dibandingkan Q2 tahun 2020, angka itu naik sebesar 15%.

Xiaomi mengambil tempat kedua untuk pertama kalinya, dengan pangsa 17%. Vendor Tiongkok itu berhasil menggeser Apple yang menduduki posisi runner-up pada kuartal 1 2021. Dan menurut Canalys, perusahaan tumbuh 83% secara year-on-year.

Apple berada di urutan ketiga, dengan 14%. Dengan pertumbuhan hanya 1% YoY, raksasa Amerika itu harus tunduk di hadapan vendor Korea Selatan dan China. Padahal di kuartal 1 2021, Apple memiliki 15% pangsa pasar.

Sementara Oppo dan Vivo tetap mempertahankan momentum pertumbuhan yang kuat dengan perolehan 10%, atau naik masing-masing 28% dan 27% dibandingkan Q2 tahun lalu.

 

“Xiaomi mengembangkan bisnis luar negerinya dengan cepat,” kata Manajer Riset Canalys Ben Stanton.

“Misalnya, pengirimannya meningkat lebih dari 300% di Amerika Latin, 150% Afrika dan 50% di Eropa Barat. Dan saat ia tumbuh, ia berkembang. Perusahaan sekarang mengubah model bisnisnya dari penantang menjadi petahana, dengan inisiatif seperti konsolidasi mitra saluran dan pengelolaan yang lebih hati-hati atas saham lama di pasar terbuka.”

Namun, menurut Ben, sebagian besar masih condong ke pasar massal, dan dibandingkan dengan Samsung dan Apple, harga jual rata-ratanya masing-masing sekitar 40% dan 75% lebih murah. Jadi, prioritas utama Xiaomi tahun ini adalah meningkatkan penjualan perangkat kelas atas, seperti Mi 11 Ultra.

Tapi itu akan menjadi pertempuran yang sulit, karena Oppo dan Vivo mempunyai tujuan yang sama, dan keduanya bersedia menghabiskan banyak uang untuk pemasaran melebihi standar untuk membangun brand mereka dengan cara yang tidak dilakukan Xiaomi.

“Semua vendor berjuang keras untuk mengamankan pasokan komponen di tengah kelangkaan global, tetapi Xiaomi telah mengincar hadiah berikutnya: menggusur Samsung untuk menjadi vendor terbesar di dunia,” tutur Ben.

 

Menanggapi hasil riset Canalys, pendiri dan CEO Xiaomi Lei Jun, dalam surat kepada seluruh karyawan, menegaskan menjadi nomor 2 global merupakan tonggak sejarah penting dalam perjalanan Xiaomi. Lei Jun melanjutkan Xiaomi akan memperkuat kemampuan utamanya untuk memastikan diri sebagai brand smartphone kedua terbesar di dunia.

Menurut Xiaomi, pada Q4 2020, pengapalan smartphone global Xiaomi mencapai 43,4 juta unit atau tumbuh 31,5% YoY, melampaui Apple untuk pertama kalinya dan kembali ke peringkat tiga dunia. Sementara pada Q1 2021, Apple naik ke peringkat kedua dengan pangsa pasar 15%, ditempel ketat oleh Xiaomi dengan pangsa pasar 14%. Pada periode tersebut pengapalan smartphone Xiaomi mencapai 49,4 juta unit dengan pertumbuhan 69,1% YoY.

Ekspansi global dari Xiaomi begitu pula dengan transformasi channel ritel menjadi pendorong utama dalam menjadikannya sebagai produsen smartphone nomor dua dunia. Menurut data terbaru dari Canalys, Xiaomi berekspansi secara agresif di pasar internasional, mencapai 300% YoY di pasar Amerika Latin, lebih dari 150% YoY pertumbuhan di pasar Afrika, dan lebih dari 50% YoY pertumbuhan di pasar Eropa Barat. Pada Q1 2021, smartphone Xiaomi telah masuk ke 100 pasar di dunia, menempati peringkat pertama pada pangsa pasar di 12 pasar dan peringkat kedua di Eropa. Sedangkan untuk pasar India, Xiaomi menempati peringkat pertama dalam beberapa tahun terakhir.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *