Steward Beberkan Alasan Johann Zarco Gagal Klaim Podium di MotoGP Italia

Daftar Indodax

Steward Beberkan Alasan Johann Zarco Gagal Klaim Podium di MotoGP Italia – Berita MotoGP: Steward menjelaskan bahwa alasan mereka tak memberikan podium kepada Johann Zarco yakni posisi Mir dan Oliveira tidak diubah meski keduanya membuat pelanggaran.

Balapan MotoGP Italia yang berlangsung di Sirkuit Mugello, Italia, Minggu (30/5/2021), berakhir dengan keputusan kontroversial yang dibuat oleh Steward. Keputusan kontroversial tersebut berkaitan dengan hukuman turun satu posisi bagi Miguel Oliveira (Red Bull KTM) dan Joan Mir (Suzuki Racing).

Oliveira dan Mir sebenarnya mendapatkan hukuman penalti berupa turun satu posisi karena melanggar aturan batas trek dengan menyentuh area hijau pada lap terakhir di Tikungan 5. Oliveira lebih dahulu mendapat sanksi sehingga dia dinyatakan finis di posisi ketiga, sementara posisi finis Mir naik sebagai runner-up.

Kontroversi kemudian berlanjut ketika Mir juga diketahui melakukan pelanggaran yang serupa. Jika menggunakan hitungan matematika sederhana, hukuman yang diterima Oliveira dan Mir tentunya bakal menguntungkan Johann Zarco (Pramac Racing) yang finis di urutan keempat.

Karena dua pebalapnya di depannya masing-masing turun satu tingkat, Zarco seharusnya naik dua tingkat dan mengklaim podium kedua MotoGP Italia.

Situasi serupa pernah terjadi sebelumnya pada balapan Moto3 Austria musim lalu. John McPhee naik dari posisi finis keenam menjadi ketiga usai tiga pebalap di depannya kompak melanggar batas trek di tikungan terakhir.

Akan tetapi, Steward memiliki gagasan lain. Alih-alih membuat keputusan serupa, Steward justru menganggap Oliveira dan Mir impas sehingga posisi finis keduanya dinyatakan tidak berubah.

Menanggapi hal tersebut, Manajer Tim Pramac Racing, Francesco Guidotti, akhirnya menemui Race Direction untuk meminta klarifikasi. Rupanya, Steward memiliki alasan untuk tidak memberikan podium kepada Johann Zarco meski Oliveira dan Mir dijatuhi hukuman turun satu posisi.

“Interpretasinya adalah Mir dan Oliveira menyentuh area hijau di Tikungan 5, bukan di sektor terakhir. Selain itu Zarco pada saat iu tertinggal 0,7 detik dari mereka. Jika gapnya lebih kecil mereka akan melakukan intervensi,” kata Guidotti, dilansir dari GPOne.

Guidotti menerima keputusan Steward dengan lapang dada dan mengaku tidak mempermasalahkan hal tersebut meski sebelumnya ada keputusan yang berbeda.

“Menurut saya, terlepas dari jumlahnya, ini adalah interprestasi yang tepat kalau saja kasusnya selalu sama,” ujarnya.

Aturan batas trek memang telah menjadi kontroversi sejak beberapa tahun belakangan di MotoGP. Aturan batas trek sendiri bertujuan untuk mencegah pebalap memanfaatkan permukaan aspal ekstra demi mendapatkan jalur lomba yang lebih cepat. Zona hijau di dekat kerb atau pinggiran aspal seharusnya berfungsi menggantikan rerumputan atau gravel yang bisa membahayakan pebalap jika melaluinya.

Guidotti pun merasa bahwa interpretasi yang tidak kaku sudah seharusnya diterapkan untuk pelanggaran tersebut.

“Ini peraturan yang sulit untuk selalu diinterpretasikan secara adil, karena jumlah kasus, berdasarkan kategori dan trek itu tidak terbatas. Memberi satu interpretasi pasti juga bisa salah, karena ini berarti batasan yang terlalu ketat dan pada akhirnya bisa menjadi lebih buruk lagi,” jelas Guidotti.

“Saya berharap ini bisa diterapkan juga pada masa mendatang seperti apa yang dilakukan hari ini,” tukasnya.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *