Sesi Latihan Arema FC Disaksikan Ribuan Aremania, Ini Tanggapan Mario Gomez

Berita Liga 1 Indonesia: Latihan Arema FC pada awal 2020 di bawah komando Mario Gomez disambut antusias pada pendukung timnya. Hal itu terbukti dengan hadirnya ribuan Aremania untuk menyaksikan Dendi Santoso dan kawan-kawan berlatih di Stadion Gajayana Malang.

Diperkirakan ada sekitar 5.000 Aremania yang hadir langsung untuk memberikan dukungan moral terhadap skuat Singo Edan.

“Kehadiran mereka tentu bisa membuat pemain lebih semangat saat berlatih,” kata Mario Gomez seperti dilansir laman resmi Liga Indonesia.

Meski senang dengan antusiasme yang ditunjukkan para suporter, namun eks pelatih Persib Bandung itu juga meminta untuk latihan selanjutnya Aremania diharapkan tidak turun ke pinggir lapangan agar pemain konsentrasi berlatih.

“Selanjutnya saya berharap Aremania bisa berada di tribun, untuk kelancaran latihan tim,” kata Gomez.

Terkait kondisi para pemain, Gomez menilai, libur cukup panjang yang dijalani pemain setelah berakhirnya kompetisi Liga 1 2019 tak membuat fisik skuat penggawa Singo Edan menurun drastis.

“Saya lihat kondisi fisik mereka bagus. Selanjutnya tentu kami akan menaikkan intensitas latihan selama 90 menit kemudian 120 menit,” ucapnya.

Puas dengan kondisi 24 pemain yang ikut dalam latihan, Gomez menyoroti kualitas rumput stadion Gajayana. Meski menyebut kualitas sudah bagus tapi ia menilai perlu dilakukan pemotongan ulang agar laju bola bisa mulus.

“Saya rasa sudah bagus tapi harus dipotong lagi agar latihan kita juga terbantu,” ungkapnya.

Arema FC sendiri masih terus berburu pemain asing untuk menatap musim 2020 nanti. Dari empat slot pemain asing yang dimiliki, baru slot pemain Asia yang sudah terisi dengan direkrutnya gelandang Korea Selatan, In Kyun Oh. Sementara, tiga slot untuk pemain asing bebas masih terus diupayakan manajemen pada bursa transfer kali ini.

Artikel Tag: Liga 1, arema fc, Mario Gomez, aremania

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *