Ribut karena Gagal Terbang, Pria Ini Malah Diserbu Netizen sampai Klarifikasi

Daftar Indodax

Ribut karena Gagal Terbang, Pria Ini Malah Diserbu Netizen sampai Klarifikasi – Setiap orang tentu memiliki cara berbeda untuk mengutarakan rasa emosi dan amarah. Ada yang memilih diam dan berbicara baik-baik, namun ada juga yang lebih cenderung suka marah-marah dan buat keributan. Pria yang satu ini agaknya lebih suka memakai cara yang kedua. Ia membuat video saat dirinya ribut karena tidak bisa naik ke pesawat dan tidak diperbolehkan oleh petugas saat boarding pass.

Video tersebut awalnya ia unggah di akun Tiktok miliknya. Namun karena ramai dengan hujatan netizen, akhirnya ia menghapus video keributannya itu. Meski begitu, ada netizen yang gercep dan membagikan ulang di platform media sosial yang berbeda. Adalah akun @Torriosh, salah satu yang membagikan video milik pria tersebut di Twitter. Sudah tonton videonya?

Ngamuk karena tidak boleh naik pesawat, sebut dirinya tidak telat

Dalam video singkat ini, terdengar cekcok antara pria pemilik akun dan juga wanita yang bertugas di meja boarding pass. Pria yang diketahui bernama Jhon Waruwu ini ngeyel kalau menurut tiketnya, ia masih bisa ikut terbang dengan maskapai tersebut. Namun, wanita pada video menjelaskan “Tiket bapak jelas, jam 8:30 itu terbang. Jam 8 itu kita sudah boarding dan secara sistem dia sudah close.”

Meski telah dijelaskan, pria ini tetap kekeuh bahwa dirinya masih berhak diikutkan dalam penerbangan. Katanya, “Iya masalahnya jam tiket saya itu 8:30, ini saya nyampe jam 8:00 lho.” Lalu, wanita tersebut kembali menjelaskan, “8:30 terbang, Pak.”. Meski tetap disanggah si pria dengan “Iya kan artinya masih ada kesempatan buat saya.”.

Tanggapan netizen untuk kengototan pria di bandara

Meski akun Twitter pengunggah ulang video Tiktok milik Jhon Waruwu sempat dikunci, tapi saat itu balasan dari netizen Twitter masih bisa dibaca. Sebagian besar di antaranya merasa gemas karena tingkah pria ini. Sebab menurut mereka, tindakan Jhon ini keliru karena datang di waktu-waktu yang mepet dengan jam penerbangan.

Ada juga netizen yang memberikan analisa mengapa si pria ini bisa telat. Adalah akun @mitsaq_zamir yang menuliskan “Dia ini telat karena pesawat sebelumnya delay, jadi dia transit. Masalahnya, itu tiket penerbangannya terpisah. Jadi Garuda gak perlu tanggungjawab kalau pesawat sebelumnya delay. Itu lah apesnya kalau mau transit tapi tiketnya terpisah.” Meski ada juga netizen jenaka yang berkomentar seperti akun @arraayyy “emang yang bener gimana? gapernah naik pesawat beneran soalnya, terakhir naik pesawat di museum pas tk“.

Klarifikasi dari pria yang amuk petugas bandara

Ketika tahu bahwa videonya viral di Tiktok dan mendapatkan komentar (yang rata-rata tak mengenakkan) dari netizen, Jhon memutuskan untuk menghapus video pertama dari akun Tiktoknya. Meski ya, ada saja netizen lain yang sudah menyimpan dan mengunggah ulang video tersebut di platform media sosial lain.

@adv.jhon_waruwu.sh♬ Phsyco Remix – cn🅰️y

Tak butuh waktu lama nih untuk Jhon kemudian mengunggah video baru berisi penjelasan, masih di akun Tiktoknya. Pada video tersebut ia menyebutkan, ketika memakai maskapai yang sama beberapa waktu lalu, gate ditutup 30 menit sebelum waktu keberangkatan. Bahkan tertulis juga special request, yakni penutupan gate 15 menit sebelum waktu keberangkatan. Berbekal hal tersebutlah, ia begitu kekeh masih bisa masuk ke pesawat karena sampai di meja boarding pass pada pukul 07.49, sedang waktu keberangkatan pesawat adalah 8.30.

Tentang aturan proses check-in

Mengenai standar pelayanan pelaporan tiket sebelum keberangkatan atau yang kita lebih familiar kenal dengan istilah check in, sebetulnya sudah ada di Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 183 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Penumpang Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.

Sumber gambar : jdih.dephub.go.id/

Pada Bagian Kelima Pasal 17 disebutkan, “Untuk kelancaran proses check-in, batas waktu buka checkin counter sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 huruf c selambat-lambatnya 2 (dua) jam sebelum jadwal keberangkatan.” Selanjutnya pada Pasal 18 bagian 1 juga dijelaskan bahwa “Batas waktu tutup check-in counter sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 huruf d yaitu 30 (tiga puluh) menit sebelum jadwal keberangkatan.”

Penjelasan telah diberikan oleh satu pihak, yaitu Jhon Waruwu selaku pemilik awal video ribut dengan petugas bandara. Ada baiknya, mungkin pihak petugas bandara atau yang terkait juga mengeluarkan penjelasan atau tanggapan. Sehingga bisa ditemukan jalan tengah, atau setidaknya memberi pelajaran lain untuk masyarakat dalam standar aturan ketika akan terbang.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *