Reses Telah Tiba, Intan PAN Langsung Pantau Proyek Drainase di Bekasi

Daftar Indodax

Wikimedan – Masa reses anggota DPR akhir tahun 2019 telah tiba. Legislator PAN dari dapil Jabar VI Intan Fauzi pun bergerak menyerap aspirasi masyarakat di kota Bekasi.Di sela-sela reses ini, Wakil Rakyat dari Dapil Kota Depok dan Kota Bekasi ini juga memantau langsung pembangunan drainase di lingkungan Kompleks TNI AL Kelurahan Jati Bening, Kecamatan Pondok Gede dan kompleks Dosen IKIP, Kota Bekasi.Data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebutkan anggaran sebesar Rp 11 miliar dialokasikan untuk pembangunan drainase lingkungan kompleks TNI AL Jati Bening, Kota Bekasi.“Alhamdulilah, pembangunan drainase dapat selesai di akhir tahun 2019. Semoga tidak ada lagi daerah yang terdampak genangan air, terima kasih kepada Satuan Kerja Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman (PPLP)  Ditjen Cipta Karya, Kementerian PUPR,” ujar Intan saat bertatap muka dengan warga di Komplek TNI AL Kota Bekasi, Jumat (27/12).Intan berkomitmen untuk mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Oleh karena itu, dia berjanji semua aspirasi masyarakat akan disampaikan kepada pemerintah untuk ditindaklanjuti.Menurut Intan, penanganan banjir ini dilakukan secara keseluruhan di lima titik banjir, mulai dari RW 10 dan RW 11. Namun yang bisa ditangani pada tahun anggaran 2019 ini, di RW 10 dari peta perencanaan yaitu C, D dan E secara keseluruhan. Besar harapan titik banjir di RW10 dalam peta perencanaan A&B juga bisa dilaksanakan pada tahap berikutnya.“Karena ini bukan multiyears kontrak sehingga satu tahun anggaran yaitu TA 2019 dengan progres pekerjaan saat ini 96 persen, dapat selesai per 31 Desember 2019. Semoga Direktorat Jenderal Cipta Karya dapat mengalokasikan di Tahun Anggaran berikutnya, sehingga penanganan banjir di kompleks TNI AL Jatibening, Pondok Gede dan Jatikramat, Jatiasih dapat menyeluruh,” jelasnya.“Ini akan saya teruskan ke pemerintah pusat agar mendapatkan perhatian lagi,” ucapnya.Meski demikian, Ketua DPP PAN ini berjuang agar semua aspirasi warga bisa disampaikan kepada pemerintah sebagai pelaksana dari APBN. “Tentunya, saya berusaha bekerja sebaik mungkin untuk bela umat dan rakyat,” katanya.Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen Kementerian PUPR Yasin menjelaskan, dari total 24,7 ha, tahun 2019, kita bisa menangani maksimun 11,38 ha untuk komplek TNI AL dan Caman.“Dengan anggaran yang dialokasikan sebesar Rp11 Miliar, untuk beberapa pekerjaan yaitu pembangunan modular tank (penampungan), perbaikan tanggul, kolam retensi, pompa dengan debit air tinggi, perbaikan 4 pintu air, perangkat penunjang pompa yaitu genset serta perbaikan taman dan perbaikan jalan akibat pekerjaan proyek,” tuturnya.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *