Potensi Tsunami 29 Meter di Jawa Timur, Ini Penjelasan dan Daftar Wilayah yang Perlu Waspada

Daftar Indodax

Potensi Tsunami 29 Meter di Jawa Timur, Ini Penjelasan dan Daftar Wilayah yang Perlu Waspada – Bencana alam memang menjadi topik yang tak pernah ada habisnya dibicarakan. Indonesia termasuk negara yang sering dilanda bencana alam mulai dari banjir, longsor, hingga gempa. Belakangan ini gempa juga cukup sering terjadi di wilayah Jawa Timur, di mana kekuatannya pun cukup membuat masyarakat was-was dengan apa yang terjadi.

Pada akhirnya kemudian ada rilis dari BMKG terkait pernyataan mengenai potensi tsunami di provinsi Jawa Timur ini. Tentu dengan berita tersebut membuat sebagian besar masyarakat merasa panik dan heboh. BMKG sendiri mengumumkan hasil analisis yang mereka dapatkan dan mengungkapkan bahwa ada kemungkinan jika wilayah Jatim ini akan diterjang oleh tsunami dengan tinggi kurang lebih 29 meter.

Penjelasan lengkap tentang berita tsunami tersebut

Pengumuman yang dilontarkan oleh ahli dari BMKG tentunya bukan tanpa sebab dan ujug-ujug begitu saja. Melainkan sebelumnya telah dikaji berdasarkan pada data, rentetan terjadinya peristiwa, hingga pemodelan potensi gempa serta tsunami di Jatim. Sebelumnya memang telah terjadi peningkatan gempa di daerah Jawa Timur, terkhusus di sekitar pesisir pantai selatan.

Sejak awal tahun, frekuensi adanya gempa memang bisa dibilang meningkat, juga dengan gap seismik (daerah yang belum terjadi gempa) yang konon masih menyimpan energinya. BMKG mengatakan terkait skenario terburuk apabila gempa mencapai magnitudo 8,7. Pada tahun-tahun sebelumnya, kisaran rata-rata terjadinya gempa hanya 300-400 kali per tahun. Namun, sejak Januari lalu justru telah melonjak hingga 600 kali.

Hanya potensi dan bukan prediksi

Sebagai Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi, Daryono mengatakan bahwa masyarakat seharusnya tak boleh merasa sedemikian panik. Terutama karena melihat berbagai macam berita yang berseliweran di internet. Ia menegaskan bahwa itu semua hanyalah skenario terburuk dan belum tahu kapan waktu pasti terjadinya bencana tersebut. Ia mengatakan bahwa tidak ada yang tahu pasti mengenai bencana semacam ini.

Ia juga mengungkapkan bahwa pengumuman skenario terburuk itu hanyalah potensi dan bukannya prediksi. Potensi dengan prediksi mempunyai perbedaan, di mana prediksi artinya sudah memiliki data tentang lokasi, besaran ancaman bencana dan juga kapan terjadinya bencana tersebut. Sedangkan potensi hanyalah sebatas menerangkan adanya lokasi dan juga ancaman bahayanya saja.

Daftar wilayah yang kemungkinan terkena tsunami

BMKG juga telah mengatakan tentang daftar beberapa wilayah yang kemungkinan akan terserang bencana ini. Sehingga nantinya siapapun yang tinggal di sekitarnya bisa waspada terhadap ancaman bencana tersebut. Adapun beberapa wilayah yang dimaksud ini ialah Banyuwangi, Trenggalek, Pacitan, Tulungagung, Lumajang, Blitar, dan juga Malang.

Adapun perkiraan datang dan juga besaran gelombangnya pun sudah diperkiraan. Selain itu lokasi tepatnya pun sudah diumumkan yakni tepatnya di Teluk Sumbreng (Trenggalek), Pantai Prigi (Trenggalek), Pantai Popoh (Tulungagung), Pantai Muncar dan Pantai Pancer (Banyuwangi), Pantai Tambak (Blitar), Teluk Pacitan (Pacitan), Pantai Sendang Biru (Malang), hingga di Pasirian dan juga Pantai Tempursari (Lumajang).

Itu adalah beberapa data terkait yang menunjukkan tentang lokasi potensi tsunami di wilayah Jatim. Namun, meski begitu sebaiknya tidak perlu heboh dan panik, karena potensi bukan berarti bahwa ancaman tersebut akan segera terjadi. Menurut dari BMKG, bisa jadi ancaman tsunami ini terjadi bertahun-tahun mendatang atau puluhan tahun lagi. Sehingga tak ada alasan untuk merasa panik berlebihan.

Pengumuman tersebut dirilis hanya agar pemerintah daerah mulai dari sekarang menyiapkan mitigasi dengan baik saat bencana tersebut memang benar-benar datang. Sehingga kerusakan dan korbannya pun bisa diminimalisir.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *