Optimisme Brexit Gagal Mendorong Poundsterling Inggris Lebih Tinggi Karena Pasar Yang Sepi

Pasang Iklan Disini

Perdagangan di hari Senin pagi (4/11) saat sesi Asia berlangsung, Poundsterling Inggris tampak stagnan berada di sekitar level harga 140,00 terhadap Yen Jepang. Pasangan ini lebih nyaman untuk berkonsolidasi di tengah minimnya kabar pembaruan mengenai Brexit dan juga pedagang Jepang yang sedang liburan.
Berdasarkan jajak pendapat yang dilakukan oleh Reuters memberikan pertanda bahwa Tories saat ini telah mampu menjadi pemimpin dengan nyaman di atas partai Buruh sebagai pihak oposisi. Tories bisa saja mendapatkan kemenangan pada saat pemilihan umum yang berlangsung bulan Desember mendatang.
Sementara itu Times juga mengabarkan bahwa saat ini Perdana Menteri Boris akan melakukan penghapusan manifesto pada pemilihan partai Konservatif, yang berisi Brexit tanpa kesepakatan dengan Uni Eropa. Langkah tersebut juga telah melahirkan sebuah skenario arah yang baru untuk Poundsterling Inggris. Selain itu mungkin juga harapan dari Presiden AS Trump agar PM Boris Johnson bisa bersatu dengan pimpinan partai Brexit yaitu Nigel Farage bisa saja akan terwujud.
Saat ini lonjakan yang terjadi di sekitar Poundsterling Inggris masih sangat terbatas karena adanya momen liburan dalam acara Hari Budaya di Jepang. GBPJPY hari Senin ini mungkin akan bergerak dengan sangat terbatas karena jadwal rilis data ekonomi yang juga sangat sedikit.
Selain dari masalah dalam negeri, beberapa kabar pembaruan dari luar negeri juga memberikan optimisme pada selera risiko pasar. Saat ini Presiden Trump dilaporkan memberikan pertanda kesepakatan akan terjadi pada bulan November ini.
Kabar ini tentunya sangat membuat pasar kembali optimis akan terjadi kesepakatan dagang AS-China. GBPJPY selanjutnya akan terfokus ke rilis data mengenai IMP Konstruksi Markit dari Inggris selama bulan Oktober dengan predikisi ke 44 dari sebelumnya di 43,3.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *