Merasa Cemas Gara-Gara FoMO? Ini 5 Cara Ampuh Mengatasinya

FoMO, alias fear of missing out, adalah rasa cemas yang timbul saat Anda merasa bahwa orang lain memiliki hidup yang lebih baik. Kabar baiknya, ada beberapa cara mengatasi cemas akibat FoMO yang dapat Anda lakukan agar fenomena ini tidak memengaruhi kesehatan mental Anda.

Tips mengatasi cemas akibat FoMO

Pemicu utama FoMO berasal dari penggunaan media sosial yang kian marak. Rasa iri biasanya dipicu oleh kesan bahagia yang Anda lihat dalam feed media sosial orang lain.

Perasaan iri yang berlarut-larut kemudian berkembang menjadi rasa cemas.

Hal ini sejalan dengan temuan yang dimuat pada laman Harvard Business Review. Berbagai penelitian pada laman tersebut menyatakan bahwa Anda akan mudah merasa sedih jika menghabiskan lebih banyak waktu untuk menggunakan media sosial.

Rasa cemas akibat FoMO dapat bertambah parah dan memengaruhi kondisi mental Anda. Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk mencegahnya:

1. Batasi penggunaan media sosial

Coba ingat kembali, berapa jam waktu yang Anda habiskan untuk menggunakan media sosial dalam sehari? Tanpa sadar, banyak orang telah kecanduan media sosial sehingga terus menggunakannya sepanjang waktu.

Untuk bisa mengatasi cemas akibat FoMO, salah satu cara yang dapat Anda lakukan dengan mulai mengurangi penggunaan media sosial.

Anda tidak perlu langsung menghentikan penggunaan media sosial begitu saja. Justru, awali dengan membatasi penggunaannya, misalnya hanya 1-2 jam dalam sehari.

2. Berhenti membandingkan diri dengan orang lain

membandingkan diri dengan orang lain

Salah satu cara mengatasi cemas akibat FoMO adalah dengan tidak membandingkan diri Anda dengan orang lain.

Foto-foto di media sosial biasanya menunjukkan momen dan pengalaman bahagia serta kesan yang positif. Ini merupakan hal yang wajar, sebab semua orang ingin menunjukkan sisi terbaiknya kepada orang lain.

Jangan biarkan kebahagiaan orang lain menjadi pemicu kecemasan Anda. Di balik foto yang membahagiakan, mereka sebenarnya juga pasti memiliki masalahnya masing-masing.

Hidup mereka pun sejatinya tidak berbeda dengan kehidupan Anda.

3. Bertemu orang-orang secara nyata

Salah satu cara paling efektif untuk mengatasi cemas akibat FoMO adalah dengan bercengkerama bersama orang-orang terdekat. Interaksi dalam media sosial saja tidak cukup, jadi temuilah secara langsung orang-orang yang bisa membuat Anda bahagia.

FoMO muncul karena Anda merasa tertinggal oleh orang lain. Interaksi sungguhan bersama orang-orang terdekat akan membuat Anda merasa tetap terhubung dengan dunia luar sehingga perasaan negatif tersebut dapat hilang.

4. Membuat jurnal pribadi

manfaat menulis

Anda mungkin bertanya-tanya, mengapa harus membuat jurnal pribadi jika sudah ada media sosial? Nyatanya, pemicu FoMO juga bisa berasal dari tanggapan orang-orang terhadap apa yang Anda publikasikan di media sosial.

Membuat jurnal pribadi berisikan tulisan, foto, atau kenangan lain yang berharga akan membebaskan Anda dari belenggu FoMO.

Anda tak lagi harus memikirkan tanggapan orang lain ataupun membandingkan pengalaman diri sendiri dengan mereka.

5. Berkonsultasi dengan psikolog

gangguan kecemasan

Terus merasa cemas, tapi tidak bisa berhenti menggunakan media sosial atau terus membandingkan diri dengan orang lain?

Mungkin inilah waktunya mencari bantuan profesional. Cobalah berkonsultasi dengan psikolog mengenai perilaku ini.

Psikolog dapat membantu Anda menemukan cara untuk mengatasi rasa cemas akibat FoMO, salah satunya melalui terapi.

Terapi bertujuan untuk mengenali latar belakang munculnya FoMO serta apa yang harus Anda lakukan untuk mengurangi kecemasan tersebut.

Rasa cemas yang berlarut-larut karena FoMO dapat mengakibatkan frustrasi, bahkan depresi.

Sayangnya, orang-orang yang mengalami FoMO sering kali tidak menyadari bahwa penggunaan media sosial telah membawa berdampak besar terhadap kondisi mentalnya.

Cara mengatasi rasa cemas akibat FoMO bisa dimulai dari diri sendiri. Setelah mengenali perasaan yang Anda alami, barulah Anda bisa menemukan solusi terbaik untuk mengatasinya.

Baca Juga:

Loading...
Silahkan Share Ke Yang Lain Ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *