Mau Ngadu Ke DPRD Medan, Asni Mendadak Pingsan

MEDAN Wikimedan | Suasana Gedung DPRD Kota Medan,Jln Kapt Maulana Lubis, Medan,Kamis (21/11) mendadak heboh.Pasalnya, sejumlah staf DPRD Medan dibagian penerimaan surat dikejutkan dengan rubuhnya, Asni warga Jln.Letda Sujono No 153 A, Medan.

Asni saat itu hendak mengadukan nasib yang dialaminya karena sebagai nasabah Bank Sumut harus kehilangan uang tabungan miliknya senilai Rp 85 juta lebih.

Yeni,staf administrasi DPRD Medan saat itu mengatakan bahwa untuk membuat pengaduan atas nasib yang dialaminya harus membuat surat agar dapat diteruskan.

Mendengar akan hal ini,Asni tak terima serta hanya bicara dengan menunjukan buku tabungan Bank Sumut.” Kemana lagi aku mengadu uangku sudah hilang,” ucapnya yang saat itu langsung jatuh pingsan.

Sejumlah wartawan dan security yang melihat hal itu langsung membawa Asni ke ruangan.

Saat dibaringkan,Asni saat itu hanya bisa berkata-kata .” Aku sudah hidup sebatang kara,kemana aku mengadu lagi.Dari tahun 2016 aku mengadu polisi pun tak peduli,” ucap Asni yang terus menceritakan nasib yang dialaminya.

Saat diupayakan pulih,Asni sempat berupaya mencengkram leher.” Biarkan aku mati saja,mana keadilan itu ya Allah,” ucapnya.

Namun,sejumlah security langsung menghalau serta meminta agar Asni tetap sabar.

Tak hanya itu,Asni saat dibawa keluar ruangan dari Gedung DPRD Kota Medan seraya menunggu kehadiran keluarganya.

Sekedar mengingatkan peristiwa yang dialami,Asni tersebut sudah dilansir sejumlah media.

Dimana, peristiwa kehilangan uang tabungannya itu diketahui sekitar 2 tahun silam. Saat itu, Asni mendatangi Bank Sumut di Jalan Imam Bonjol Medan, guna menarik seluruh uang tabungannya untuk biaya tiket perjalanan umroh ke Makkah.

Akan tetapi, saat menunjukkan buku rekening bank, KTP serta berkas atas dirinya kepada pihak kasir, uang tabungan yang berjumlah lebih dari Rp85 juta itu disebut pihak bank sudah tidak ada.(er)

Kategori : Berita Medan

Silahkan Share Ke Yang Lain Ya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *