Lewis Hamilton Enggan Terlibat Permainan Psikologis Max Verstappen

Daftar Indodax

Lewis Hamilton Enggan Terlibat Permainan Psikologis Max Verstappen – Berita F1: Lewis Hamilton, pebalap Mercedes, mengungkapkan bahwa dirinya enggan terlibat dalam permainan psikologis yang dilakukan oleh rival utamanya, Max Verstappen.

Usai seri kelima balapan F1 2021, GP Monako, Lewis Hamilton terpaksa harus turun dari puncak klasemen pebalap untuk pertama kalinya pada musim ini. Pebalap Mercedes itu hanya finis di urutan ketujuh di Monako. Posisi teratas klasemen direbut oleh pesaing beratnya, Max Verstappen, yang berhasil mengklaim podium utama di Monte Carlo.

Hasil yang didapatkan Verstappen datang sepekan usai Hamilton meminta pebalap asal Belanda tersebut untuk membuktikan bahwa ia memang benar-benar pantas menjadi pesaingnya.

Perkataan pebalap berusia 36 tahun itu dibungkam dengan hasil impresif Verstappen yang memenangkan balapan GP Monako. Verstappen kemudian menyindirnya dan mengungkapkan bahwa aksi nyata lebih baik ketimbang terlalu banyak bicara.

Apa yang dilontarkan pebalap Red Bull Racing tersebut seolah menjadi tamparan keras atas penampilan buruk Hamilton saat balapan di GP Monako.

“Anda harus berbicara di trek dan itu yang saya lakukan. Sebagai sebuah tim, sejauh ini kami tidak pernah membuat kesalahan besar, dan itu sebabnya kami berada di puncak klasemen. Saya berharap kami bisa tetap melanjutkan performa seperti ini selama sisa musim,” ungkap Verstappen seperti yang dikutip dari Motorsport.com.

Saat dimintai pendapat soal sindiran Max Verstappen, Hamilton mengklaim dirinya tak mau terlibat dalam permainan psikologis dan menghindari perang kata-kata dengan rivalnya itu.

“Saya tidak ingin bermain perang pikiran. Apa yang dikatakan Christian (Horner) cukup menarik, tapi saya tidak peduli. Mereka melakukan pekerjaan bagus akhir pekan lalu dan itulah yang terjadi. Kami juga memiliki beberapa balapan bagus, tapi seperti yang saya katakan, kami masih memiliki 17 balapan tersisa,” kata Hamilton.

“Jadi, ini terasa sedikit kekanak-kanakan ketika Anda terlibat dalam sebuah perang kata-kata,” ia menambahkan.

Bos Mercedes, Toto Wolff, mengaku tak mempermasalahkan aksi saling komentar antara Verstappen dan Hamilton. Menurutnya, persaingan sengit di luar trek sudah menjadi hal wajar di ajang F1.

“Kami memiliki sebuah pertarungan dengan pebalap hebat. Kejuaraan diperebutkan oleh kedua pebalap, hal-hal yang mereka katakan bagus untuk memberi hiburan. Saya lebih senang menghubungkan apa yang dikatakan Max sebagai sebuah hiburan, dan senang membicarakannya, serta menulis tentang itu. Ini adalah tindakan di trek dan ditambah bumbu-bumbu dari luar trek,” tutur Wolff.

Seperti diketahui, permainan psikologis pernah dilakukan oleh eks pebalap F1, Nico Rosberg, kepada Hamilton saat keduanya masih bertandem di Mercedes. Rosberg saat itu terus menyerang Hamilton yang membuat pebalap asal Inggris itu kehilangan konsentrasi, sehingga gelar juara dunia F1 2016 jatuh ke tangannya.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *