Ketemuan Sama Mantan, Perlukah Pasangan Tahu?

Tidak ada salahnya untuk kembali berhubungan baik dengan mantan kekasih. Namun keadaannya bisa menjadi lebih rumit, ketika Anda sudah memiliki pasangan baru. Apalagi ketika mantan mengajak Anda untuk kembali bertemu secara langsung. Keadaan seperti ini tentu akan membuat Anda bimbang, apakah perlu atau tidak memberi tahu pasangan jika akan ketemuan sama mantan lagi.

Cari tahu apa sebab mantan ingin bertemu

Ajakan mantan untuk bertemu tidak sebaiknya Anda sambut dengan baik begitu saja. Berhubungan kembali dengan mantan kekasih tentunya dapat memengaruhi hubungan dengan pasangan sekarang ini. Anda perlu mencari tahu maksud atau niatan dibalik ajakan tersebut, seperti apa ekspektasinya terhadap hubungan pasca-putus yang kalian jalani.

Apakah ia hanya ingin menjaga hubungan baik dengan Anda? Atau malah sebaliknya, ia tidak mengetahui sama sekali mengenai status baru Anda yang tidak lagi melajang, sehingga berusaha untuk menarik hati Anda kembali.

Mungkin juga terdapat urusan yang belum selesai di antara kalian berdua, sehingga ia ingin menagih penjelasan terkait hubungan kalian di masa lampau.

Tunjukkan sikap tegas kepada mantan kekasih

Setelah memperoleh jawaban pasti dari mantan, kini giliran Anda untuk mengambil keputusan. Jika ternyata ia bermaksud untuk mengajak Anda berkencan kembali, berikan penjelasan tegas mengenai fakta bahwa Anda telah memiliki kekasih dan cobalah untuk membatasi komunikasi.

Skenario lain adalah ia menuntut penyelesaian dari permasalahan di masa lalu. Pada studi yang dilakukan University of Kansas di tahun 2017, pilihan untuk tetap berteman dengan mantan, sementara dilatari adanya masalah yang belum tuntas, dapat berdampak buruk bagi pribadi kedua belah pihak. Maka dari itu, sebaiknya kalian berdua segera menyelesaikannya dengan kepala dingin, sehingga mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan.

Sebaliknya, apabila kalian mengakhiri hubungan dengan baik dan ingin tetap menjalin komunikasi atas dasar pertemanan, penelitian tersebut menjelaskan terdapat potensi terciptanya hubungan timbal balik yang positif.

Pentingnya membicarakan tentang mantan kepada pasangan

Setelah perihal hubungan dengan mantan sudah jernih dan Anda setuju menemuinya, apakah kemudian pasangan perlu tahu soal ini? Meskipun ragu pasangan Anda bisa memahami tanpa menaruh rasa curiga, biar bagaimanapun pasangan berhak mengetahui Anda kembali berhubungan dengan mantan. Memberi tahu pasangan mengenai hal ini juga menjadi cara untuk menghargai pasangan, dalam artian menandakan Anda peduli dengan perasaannya.

Terbuka pada pasangan mengenai kisah cinta masa lalu Anda dapat memberi pengaruh positif terhadap kelanjutan hubungan. Selain itu, Dr. Karen Finn dari The Functional Divorce mengatakan kisah asmara yang kandas dapat menjadi bahan evaluasi untuk merajut relasi romantis baru yang lebih baik. Anda dan pasangan bisa sama-sama belajar dari pola-pola kesalahan yang kerap terjadi pada hubungan sebelumnya.

Ada strategi tersendiri dalam menyampaikan rencana ketemuan sama mantan kepada pasangan.

  • Jelaskan bagaimana kondisi hubungan terakhir Anda dengan mantan kekasih.
  • Tekankan apa yang menjadi penyebab kalian memutuskan hubungan.
  • Ceritakan kenapa Anda memutuskan untuk ketemuan sama mantan lagi. Jika memang untuk tujuan yang positif, pasangan pasti bisa mengerti.

Toh, apabila Anda memutuskan untuk ketemuan sama mantan secara sembunyi-sembunyi, Anda juga akan terus dibayang-bayangi rasa bersalah. Saat akhirnya pasangan mendapati Anda merahasiakan pertemanan dengan mantan, kemungkinan besar ia akan kehilangan rasa percaya bahkan menganggap ada perasaan yang belum tuntas di antara kalian berdua.

Baca Juga:

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *