Kekeringan Sering Melanda Indonesia, 10 Potret Perjuangan Warga Ini Bikin Air Mata Menitik

Daftar Indodax

Kekeringan Sering Melanda Indonesia, 10 Potret Perjuangan Warga Ini Bikin Air Mata Menitik. Para ilmuwan telah memberi peringatan bahwa bumi sedang mengalami pemanasan global. Bukti yang tampak jelas adalah es di kutub yang mencair dan suhu di seluruh dunia mengalami kenaikan. Dampak ini juga dirasakan hampir semua negara, seperti Indonesia.

Indonesia sering dilanda kemarau panjang akibat global warming. Musim hujan dan kemarau tak lagi datang beraturan. Bahkan cuaca ekstrem juga terjadi di Indonesia. Warga pun harus bersusah payah mencari air saat kemarau ekstrem. Berikut potret perjuangan mereka.

Daftar Isi

1. Selama ini Bogor terkenal sebagai Kota Hujan, tapi pada 2018 kota ini tak luput dari kekeringan. Beberapa warga terlihat memanfaatkan air untuk mencuci baju meskipun debit air di pintu Bendungan Katulampa menurun drastis.

Kekeringan di pintu bendungan [sumber gambar]

2. Musim kemarau berkepanjangan terjadi di Desa Marmoyo, Kecamatan Kabuh, Jombang, Jawa Timur, pada Juli 2019 lalu. Seorang ibu terpaksa berjalan jauh untuk menemukan sumber air. Namun sumber air yang ditemukan jauh dari kata bersih.

Warga mencari sumber air [sumber gambar]

3. Tak hanya di Jawa Timur, di tahun 2019 sejumlah daerah di Provinsi Jawa Barat dilanda kekeringan. Bahkan air di Sungai Cipamingkis juga hampir mengering. Warga Desa Jonggol, Kabupaten Bogor mengais sisa-sisa air di sungai tersebut.

Sungai mengering [sumber gambar]

4. Beberapa kota di Nusa Tenggara Timur mengalami kekeringan ekstrim pada Juni 2021. BMKG memprediksi wilayah tersebut akan mengalami puncak musim kemarau. Kondisi ini merugikan para petani karena sawahnya sama sekali tak mendapatkan aliran air.

Sawah retak akibat kemarau [sumber gambar]

5. Puluhan hektar tambak ikan di Pabean Udik, Indramayu, Jawa Barat, pernah mengering pada Juni 2018. Para warga menderita kerugian karena tak ada air untuk areal tambak mereka.

Tambak ikan mengering [sumber gambar]

6. Warga di Desa Kukuh, Kecamatan Tangen, Sragen, Jawa Tengah, menggali lubang di dasar Sungai Glagah yang mengering. Musim kemarau pada Juli 2021 tersebut membuat sumur warga mengering hanya dalam waktu dua bulan.

Warga gali sungai [sumber gambar]

7. Antrean warga terjadi pada 21 Februari 2021 di Kelurahan Muarareja, Tegal, Jawa Tengah demi mendapatkan air bersih. Dampak kekeringan membuat daerah tersebut mengalami krisis air bersih.

Krisis air bersih [sumber gambar]

8. Seorang wanita terlihat sedang mencuci baju di mata air yang tersisa di Desa Tedakisa, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nageko, NTT. Kekeringan ekstrem di NTT pada Oktober 2019 meluas ke 41 daerah.

Mata air mengering [sumber gambar]

9. Petani di Semarang menghadapi kemarau panjang pada 2018. Badan Penanggulangan Bencana Daerah kala itu mengungkapkan tujuh kecamatan di Semarang memang rawan mengalami kekeringan.

Petani mencari sumber air [sumber gambar]

10. Aliansi Jurnalis Pamekasan memberikan bantuan air bersih pada masyarakat di Desa Larangan Tokol, Pamekasan Jawa Timur. Seorang ibu langsung membawa tiga jerigen untuk menampung air bersih tersebut. Pamekasan juga tak memiliki air bersih lantaran kemarau yang melanda pada Juni 2018.

Bantuan air bersih [sumber gambar]BACA JUGA: 13 Foto ini Akan Membuatmu Sadar Jika Air Lebih Mahal Daripada Emas

Perjuangan orang-orang untuk mendapatkan air di musim kemarau sangatlah sulit. Mereka harus menempuh jarak yang sangat jauh untuk sampai ke mata air. Selain menipisnya persediaan air bersih, kemarau yang terlampau panjang juga bisa memicu terjadinya kebakaran hutan. Asap tebal akibat kebakaran hutan akan mengganggu kesehatan. Oleh karena itu, sebagai manusia kita bisa beperan untuk mengurangi global warming penyebab cuaca ekstrem.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *