Kalah dari Indonesia, Pelatih Iran Salahkan Hujan







Wikimedan – Hujan sempat mengguyur Stadion National Bukit Jalil, Kuala Lumpur, saat Indonesia U-16 menghadapi Iran U-16, Jumat (21/9) sore WIB. Guyuran hujan pada babak pertama tersebut membasahi permukaan lapangan. Lapangan yang basah tentu sangat memengaruhi pergerakan pemain. Itu pula yang dijadikan alasan kubu Iran soal kekalahannya dari Indonesia.





“Kami memang tidak biasa bermain saat situasi hujan. Tentu itu (hujan) membuat kami sedikit kesulitan,” tutur pelatih Iran, Abbas Chamanian.






Sebenarnya bukan hanya Abbas yang mengkhawatirkan kondisi lapangan basah. Pelatih Timnas U-16 Indonesia, Fakhri Husaini sebenarnya juga khawatir dengan lapangan yang licin. Apalagi, anak asuhnya tidak terlalu nyaman ketika harus mengenakan sepatu pull enam.





“Ketika kedua tim berdiri di lorong, yang saya perhatikan pada pemain Iran adalah sepatunya. Ternyata mereka tidak memakai sepatu pull enam,” papar Fakhri.





“Untuk itu, saya sampaikan kepada anak-anak untuk tidak khawatir. Sebab, lawan juga tidak terbiasa dengan sepatu pull enam,” imbuhnya.





Wajar jika Fakhri mengkhawatirkan kondisi lapangan basah. Sebab, saat melakukan uji tanding melawan Oman (12/9) dengan kondisi lapangan yang basah, anak asuhnya sedikit kesusahan. Kekhawatiran itu terbukti. Banyak pemain yang mengalami kram di tengah pertandingan.






Kapten David Maulana juga menyampaikan hal senada. “Lapangan sebenarnya bagus. Cuma karena kondisi hujan, jadi sedikit berat,” ungkap David.






(nia/c4/bas)


Loading...
Silahkan Share Ke Yang Lain Ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *