Kabar Duka, Fuad Alkhar Pemeran Wan Abud di Sinetron Putri Duyung Meninggal Dunia

Daftar Indodax

Kabar Duka, Fuad Alkhar Pemeran Wan Abud di Sinetron Putri Duyung Meninggal Dunia – Kabar duka datang dari dunia entertainment Indonesia, komedian yang dikenal dengan nama Wan Abud dikabarkan meninggal dunia. Pria bernama asli Fuad Alkhar ini menghembuskan napas terakhirnya di usia 62 tahun pada hari Jumat (18/6). Ia meninggal dunia di Rumah Sakit Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat. Dilansir dari Detik, berita kepergian Wan Abud telah beredar melalui WhatsApp para awak media. Masih belum diketahui penyebab kematian Wan Abud. Namun, saat ini jenazah berada di rumah duka di Jalan Baiturahim 1 R, Beji Timur, Depok.

Dilansir dari Kompas, Ayu Azhari yang merupakan rekan Wan Abud di sinetron Putri Duyung, mengonfirmasi bahwa ia juga baru mendapat kabar duka ini. Ia mengaku sedih atas kepergian pelawak yang khas dengan logat Arab-nya itu. Ia mengungkapkan kesedihannya melalui unggahan di Instagram Story-nya.


“Abud sayang… Selamat jalan sahabatku, semoga engkau mendapat tempat terindah di sisi-Nya, yaitu di surga-Nya yg sangat indah. Aamiin ya rabbal’alamin” tulisnya. Ia juga mengunggah foto lamanya dengan Wan Abud.

Tak hanya Ayu, Kiki Fatmala juga turut mengungkapkan kesedihan di sebuah postingan Instagram pribadinya. “Selamat jalan abud …kamu partner terbaik..semoga tuhan menempatkan dirimu di tempat yg terbaik🙏AMIN 🙏” Netizen pun membanjiri kolom komentar dengan ucapan duka dan doa untuk Wan Abud juga keluarga.

Kepergian Wan Abud tentu menorehkan duka tersendiri bagi pecinta film dan sinetron Tanah Air. Pria kelahiran 10 Januari 1959 ini sudah berlalu-lalang di layar kaca sejak tahun 1990-an hingga awal 2000-an. Nama Wan Abud merupakan karakter yang ia perankan di sinetron yang paling melekat di dirinya, Putri Duyung. Tak heran, jika sampai akhir hayatnya, nama Wan Abud-lah yang kerap dikenal banyak orang.

Semoga segala amal dan ibadah Fuad Alkhar diterima di sisi-Nya, diampuni segala dosa, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan. Selamat jalan, Wan Abud, karyamu selalu dikenang.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *