Jozhep Paul Zhang, Youtuber yang Mengaku Sebagai Nabi ke-26

Daftar Indodax

Nama Jozhep Paul Zhang belakangan menjadi perbincangan di berbagai media sosial. Tapi bukan karena prestasi yang ia raih, melainkan ucapan yang ia katakan melalui kanal Youtube-nya. Dalam video-videonya, Jozhep Paul Zhang memberikan ragam pernyataan yang cenderung menistakan agama Islam. Mulai dari mengaku sebagai Nabi ke-26, hingga menilai ibadah puasa sebagai tindakan yang lalim atau semena-mena.

Siapa sebenarnya Jozhep Paul Zhang ini? Dan apa tujuan ia memberikan pernyataan kontroversial seperti itu? Berikut beberapa informasi yang Wikimedan kumpulkan dari berbagai sumber.

Tentang Jozhep Paul Zhang yang mengklaim dirinya Christian Apologet

Pada kanal Youtube-nya, Jozhep Paul Zhang menyebut dirinya sebagai Christian Apologet. Apologet atau dalam bahasa Indonesia Apologetika berasal dari bahasa Yunani, Apologia. Kata ini memiliki makna ‘membela iman’. Jadi bisa disimpulkan ya apa arti Christian Apologet?

Sumber gambar : https://kristologi-apologetik.blogspot.com/ (tangkapan layar)

Jozhep juga menyebutkan bahwa ia merupakan pendiri atau Founder dari FIRM Foundation di Indonesia dan Hagios Apologetic Centre di Eropa. Ia tinggal di Jerman atau tepatnya di Bremen jika mengutip dari pengakuannya pada video-video yang diunggahnya di Youtube. Dalam keseharian, Jozhep membuat discipleship dalam grup kecil yang berisi beberapa orang dan juga ditayangkan di video berseri di Youtube-nya. Discipleship dalam Kekristenan diartikan sebagai murid Yesus atau pengikut Yesus. Selain itu, ia juga memiliki kursus online bersertifikat yang mengajarkan Alkitab melalui Zoom.

Video menistakan agama Islam yang membuatnya kontroversial

Setiap agama tentu memiliki ajaran dan nilai-nilai yang dianut. Namun, rasanya tak ada agama yang mengajarkan untuk membenci agama lain. Hal ini yang disayangkan dari kanal Youtube Jozhep. Dalam video-videonya, ia sering kali membuat pernyataan-pernyataan miring tentang agama Islam. Sebelum video ‘Puasa Lalim Islam’ viral, ia juga pernah beberapa kali mengunggah video dengan tema serupa.

Sumber gambar : Youtube/masoji com (tangkapan layar)

Namun video ‘Puasa Lalim Islam’ ini ia menantang siapa saja untuk melaporkannya ke polisi. “Yang bisa laporin gua ke polisi, gua kasih uang lo. Yang bisa laporin gua penistaan agama, nih gua nih Nabi ke-26, Jozeph Paul Xhang, meluruskan kesesatan ajaran Nabi ke-25.” Ia menjanjikan uang masing-masing Rp1 juta untuk 5 orang yang berani melakukan hal tersebut. Selain itu, ia juga menghina Tuhan umat Islam, Allah SWT dan menyebut bahwa puasa Ramadan adalah ibadah yang merugikan orang lain.

Keberadaannya masih diselidiki, ini kata Jozhep Paul Zhang

Akhirnya, seseorang melaporkan tindakan penistaan agama yang dilakukan oleh Jozhep. Adalah Husin Alwi Shihab atau Husin Shahab, pada 17 April 2021 lalu melaporkan Jozhep atas tindakan hate speech atau ujaran kebencian serta penistaan agama. Beberapa informasi tentang keberadaannya kemudian muncul di media. Seperti informasi bahwa Jozhep telah meninggalkan Indonesia menuju Hong Kong sejak tahun 2018 yang disampaikan oleh Kepala Bagian Humas dan Umum Ditjen Imigrasi, Arya Pradhana Anggakara.

Sumber gambar : Twitter/HusinShihab

Adapun kabar terakhir yakni Jozhep kini tengah berada di Bremen, Jerman, walau kebenarannya masih dalam penyelidikan. Meski sedang diburu dan dalam pencarian, Jozhep akhirnya buka suara. Dari potongan video terbaru yang diupload oleh Masoji.com, Jozhep mengatakan “Makanya saya pergi ke Jerman supaya saya bisa teriak yang keras dari sini. Kalau saya di Indonesia, pasti sudah diciduk lah. Itu namanya orang pinter.” Jozhep juga begitu yakin bahwa dirinya tidak akan ditangkap oleh polisi. “Nggak mungkin ditangkep lah, siapa yang mau tangkep saya?”

Sangat disayangkan memang mengapa kasus penistaan agama masih kerap terjadi. Padahal bukannya tiap agama selalu mengajarkan kebaikan? Semoga setelah kasus Jozhep Paul Zhang ini mencapai titik temu, tak ada lagi kasus serupa.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *