JD.com Sukses Langsungkan Uji Coba Pengiriman Barang Lewat Drone di Indonesia

JD.com, retailer terbesar di China, mengumumkan suksesnya uji coba resmi pengiriman barang menggunakan drone. Menariknya, uji coba ini berlangsung untuk pertama kalinya di Indonesia dan diharapkan bisa menjadi terobosan baru di sektor pengiriman barang menggunakan drone komersial di wilayah Indonesia dan Asia Tenggara.

Bisa bawa muatan barang hingga 10 Kg

Uji coba pengiriman barang ini menggunakan JDrone seri Y3 yang dilakukan di kawasan Jawa Barat, Indonesia, dengan rute terbang dari Desa Jagabita, Parung Panjang, Bogor ke Sekolah Dasar MIS Nurul Falah Leles.

JDrone seri Y3 mampu membawa muatan hingga 10 kg dan menempuh jarak sepanjang 10 km untuk sekali isi ulang baterai dengan kecepatan maksimum 72 km per jam. Di uji coba ini JDrone Y3 terbang dengan membawa paket donasi tas ransel, buku-buku dan peralatan sekolah dari JD.com ke sekolah tersebut.

“kami sangat bangga dan senang sekali JD.ID bisa menjadi bagian dari peristiwa bersejarah di Indonesia dalam bidang lompatan dan pencapaian teknologi dengan dilakukannya uji terbang drone untuk yang pertama kalinya oleh sebuah perusahaan swasta. Hal ini menjadi satu bukti kepeloporan, kepemimpinan dan komitmen kami, melebihi dari bisnis utama kami di bidang e-dagang dan juga perusahaan teknologi yang akan berkontribusi secara signifikan terhadap bangsa Indonesia, yang sejalan dengan salah satu misi kami, Advancing Indonesia,” kata CEO JD.ID, Zhang Li.

Uji coba terbang drone resmi pertama di Indonesia oleh JD.com tidak akan terselenggara tanpa adanya dukungan dari Pemerintah Indonesia dan lembaga/organisasi terkait yang diwakili oleh Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) dan Direktorat Navigasi Penerbangan (DNP) dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, TNI AU, Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (atau yang umum dikenal dengan Air Navigation atau AirNav Indonesia), Federasi Aero Sport Indonesia (FASI), dan Asosiasi Sistem dan Teknologi Tanpa Awak (ASTTA).

Komentar


Kategori : Berita Teknologi

Loading...
Silahkan Share Ke Yang Lain Ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *