Inilah 7 Perang Terbesar dalam Sejarah Islam

Pasang Iklan Disini

WikimedanInilah 7 Perang Terbesar dalam Sejarah Islam. Bulan Ramadan merupakan momentum tepat untung mengenang kembali sejarah perjuangan Islam di masa Rasulullah yang tentunya untuk menambah keimanan kita di masa yang akan datang.

Di antara momen-momen besar tersebut adalah perang. Sepanjang sejarah Islam ada beberapa perang besar. apa saja? simak pada tabel berikut.

Perang Badar merupakan pertempuran Besar Pertama dalam Sejarah Islam. Perang besar yang pertama kali terjadi dalam sejarah Islam adalah Perang Badar.

Perang ini terjadi pada 17 Ramadan tahun 2 Hijriah. Kisah Perang Badar sempat membuat gentar para musuh kaum muslimin lain.

Kedua, ada perang Uhud yang terjadi di bukit Uhud. Perang Uhud dialatarbelakangi kekalahan kaum Quraisy pada Perang Badar sehingga timbul keinginan untuk membalas dendam.

Perang Uhud dimulai dengan perang tanding yang dimenangkan oleh tentara islam, tetapi kemenangan tersebut digagalkan oleh godaan harta yaitu, prajurit islam memungut harta rampasan.

Ketiga, ada perang Khandaq di sekitar kota Madinah di bagian utara. Perang ini juga dikenal sebagai perang Ahzab (perang gabungan).

Keempat, perang Mut’ah yang terjadi karena Haris Al-Ghassani menolak penyampaian wahyu dan ajakan masuk islam yang dilakukan Nabi Muhammad. Nabi kemudian mengirimkan pasukan perang dibawah pimpinan Zaid bin Harisah.

Kelima, Fathu Mekkah atau penaklukan Kota Mekkah. Latar belakang peristiwa ini adalah adanya anggapan kaum Quraisy bahwa kekuatan kaum muslimin telah hancur akibat kalah perang di Mu’tah.

Nabi Muhammad segera memerintahkan pasukan muslmin untuk menghukum kaum Quraisy dengan menghancurkan berhala di kota Mekah dan akhirnya banyak kaum Quraisy masuk islam.

Selanjutnya ada perang Hunain, berlangsung antara kaum muslimin dan kaum Quraisy di lembah hunain, sekitar 70 km dari kota Mekah. Merupakan balas dendam kaum Quraisy karena peristiwa Fathu Mekah.

Terakhir, ada perang Thaif di mana pasukan muslim mengejar sisa pasukan quraisy yang melarikan diri dari Hunain, sampai kekota Thaif.

Pasukan muslimin kemudian membakar ladang anggur yang merupakan sumber daya alam utama penduduk thaif, dan pada akhirnya menyerah dan menyatakan bergabung dengan pasukan islam.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *