Ini Bapak Segala Bom, Senjata Canggih Rusia Serang Ukraina

Daftar Indodax

Wikimedan.com – Ini Bapak Segala Bom, Senjata Canggih Rusia Serang Ukraina. Rusia dikabarkan menggunakan bom vakum atau senjata termobarik atau yang disebut sebagai father of all bomb (Bapak segala bom) yang diarahkan ke Ukraina. Bom ini disebut bisa menghasilkan gelombang ledakan dengan durasi jauh lebih lama dan mematikan.

ABC menuliskan senjata ini memiliki berbagai macam ukuran, mulai dari granat berpeluncur roket untuk jarak dekat dan versi besar dengan pesawat. Laman tersebut juga menambahkan bahan peledak akan menghasilkan gelombang kejut mematikan dan menyedot udara dari paru-paru yang berada di dekatnya, dikutip Selasa (1/3/2022).

Menurut ABC terdapat dua bahan peledak terpisah. Pertama akan meledak dan membuat bahan bakar menyebar di awan yang bercampur dengan oksigen di udara. Awan tersebut mengalir ke sekitar obyek dan dalam struktur.

Sementara muatan kedua meledakkan awan dan akan menciptakan gelombang ledakan besar. ABC menambahkan bom ini efektif di area terbuka dan ruang terbatas seperti bunker, gua dan area perkotaan. Untuk Ukraina nampaknya mungkin terjadi kota-kota di seluruh negara tersebut.

Informasi penggunaan bom ini disampaikan beberapa pihak termasuk Amnesty International dan Human Rights Watch. Amnesty International juga menuding senjata tersebut digunakan untuk menyerang sebuah preschool di Ukraina Timur Laut, tempat masyarakat sipil.

Amnesty International juga mengatakan hukum humanitarian internasional melarang penggunaan senjata yang tidak pandang bulu. Salah satunya adalah menggunakan bom vakum tersebut.

Menurut lembaga tersebut, meluncurkan serangan tersebut bisa membunuh atau melukai warga sipil dan menyebutnya sebagai kejahatan perang.

Duta besar Ukraina untuk Amerika Serikat (AS), Oksana Markarova juga mengatakan Rusia menggunakan senjata termobarik saat menginvasi negara.

“Mereka menggunakan bom vakum hari ini,” ungkapnya usai pertemuan dengan anggota kongres AS, dikutip dari Reuters. “…Kehancuran yang coba ditimbulkan oleh Rusia di Ukraina sangat besar”.

Reuters melaporkan belum ada konfirmasi resmi senjata termobarik digunakan dalam konflik di Ukraina. Sementara itu menurut CNN Internasional melaporkan salah satu timnya melihat peluncur roket ganda termobarik Rusia dekat perbatasan Ukraina pada Sabtu sore.

Sementara itu menurut Sekretaris Pers Gedung Putih, Jen Psaki, telah melihat laporan tersebut namun tidak punya konfirmasi telah digunakan oleh Rusia. Reuters juga menuliskan Kedutaan Rusia di Washington tidak menanggapi permintaan untuk berkomentar.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *