Inhaler Atau Nebulizer, Mana yang Harus Saya Pilih?

Daftar Indodax


Inhaler dan nebulizer memang sama-sama alat hirup yang diandalkan untuk mengatasi gejala asma. Ya, kedua alat hirup ini bisa menolong Anda ketika asma kambuh. Namun, jika dibandingkan keduanya, mana yang lebih baik dan efektif untuk mengatasi gejala asma? Inhaler ataukah nebulizer?

Inhaler atau nebulizer, lebih efektif mana?

Sebuah penelitian mengukur gejala asma pada 60 pasien yang menggunakan nebulizer dan 60 pasien lainnya memakai inhaler. Dari survei  tersebut, diketahui bahwa keduanya sama-sama efektif dalam mengatasi serangan asma.

Namun, dari survei yang sama, banyak orangtua yang merasa bahwa nebulizer lebih efektif mengatasi serangan asma pada anak-anak. Pasalnya, tidak sedikit anak yang kurang bisa menggunakan inhaler. Teknik menggunakan alat hirup yang tidak tepat menyebabkan lebih sedikit obat untuk sampai ke paru-paru, dapat menyebabkan obat tidak dikirim ke paru-paru dengan benar.

Akan tetapi, inhaler memang sedikit lebih praktis dan mudah dibawa ke mana-mana, karena bentuknya yang cukup ringkas. Maka itu, pastikan bahwa Anda atau si kecil yang mengidap asma tahu betul bagaimana cara menggunakan alat ini dengan baik, sehingga serangan dapat teratasi.

Lebih murah dan hemat yang mana?

Sedangkan bila Anda bandingkan harganya, mungkin alat nebulizer lebih mahal. Namun, mesin nebulizer dapat digunakan dalam jangka panjang dan memudahkan Anda.

Sementara, inhaler adalah alat hirup yang paling sering diresepkan dokter untuk para pengidap asma. Jika dilihat harganya, alat hirup ini juga cukup terjangkau dan mudah ditemukan di apotek terdekat.

nebulizer dan inhaler

Mana yang lebih mudah digunakan?

Jika dibandingkan, inhaler memang memiliki bentuk yang lebih ringkas dan praktis untuk dibawa ke mana-mana daripada nebulizer.

Inhaler juga cukup mudah digunakan karena Anda hanya tinggal menekan tabung obat kemudian uap akan keluar dari corong. Namun lagi-lagi, pastikan bahwa Anda tahu bagaimana mengoperasikan alat ini, supaya obat yang dikeluarkan alat optimal.

Nah, sementara nebulizer sendiri cenderung berat dan besar, pasalnya alat hirup ini dilengkapi dengan mesin yang berguna untuk mengubah obat cair menjadi uap.

Meski begitu, sekarang ini sudah ada jenis nebulizer ultrasonik yang lebih ringkas untuk dibawa saat perjalanan karena dioperasikan dengan daya baterai dan bisa diisi ulang.

Jadi, mana yang harus saya pilih?

Sebenarnya, hal ini kembali lagi pada pilihan Anda, karena keduanya sama-sama dapat mengatasi gejala asma yang kambuh.

Memang, nebulizer adalah alat hirup yang paling sering digunakan ketika terjadi kondisi darurat di rumah sakit. Selain karena bentuknya yang besar, nebulizer menggunakan mesin yang memudahkan obat keluar.

Jika memang Anda berpergian jauh, mungkin Anda bisa menyiapkan inhaler atau nebulizer ultrasonik yang punya bentuk ringkas.

Sementara, Anda juga bisa menyediakan nebulizer di rumah, sehingga memudahkan Anda ketika serangan asma terjadi di rumah. Konsultasikan pada dokter juga terkait jenis alat hirup mana yang Anda butuhkan.

Baca Juga:



Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *