Hadirkan Konsep Berbeda, Amzeeq dan Baal Lakukan Kolaborasi “Yang Benar”

 

Hip hop menjadi genre musik yang saat ini tengah disukai oleh kalangan muda. Berbagai elemen, seperti Rapping, DJ-ing, Breakdance dan Grafiti berpadu dalam satu kesatuan yang dinamis. Ciri khas musik hip hop yang ngebeat dan berisi lirik teriakan-teriakan protes, serta cirri yang paling penting adanya rap.

Di Indonesia banyak nama-nama besar yang meramaikan musik hip hop, seperti Agnez Mo, Rich Brian, Saykoji, Iwa K, Fade 2 Black, JFlow, Ras Muhammad, dan masih banyak lagi. Karyanya terkenal tidak hanya di Indonesia saja. Seperti yang kita ketahui, Agnez Mo yang baru baru ini berkolaborasi dengan Chris Brown.

Sementara di Negara Malaysia, pemilik nama Muhammad Amirul Haziq (Amzeeq) dan Iqbal (Baal) ikut meramaikan industri musik hip hop. Mereka berkolaborasi dan merilis single “Yang Benar” di November ini. Tidak seperti lagu hip hop pada umumnya yang menggunakan lirik percintaa, kasar dan bentuk protes. Pada lirik lagu ini, menggunakan bahasa yang baik. Sehingga bisa dinikmati oleh semua kalangan.

Sejak kecil Amzeeq sudah diperkenalkan musik, walaupun sempat beberapa kali berakting dan modeling nyatanya ia tetap memilih bermusik. Alasannya, karena tidak banyak rapper yang dimiliki Malaysia saat ini. “sebenarnya sudah sejak kecil di perkenalkan dengan musik, tak boleh ketempat lain. Saya suka hip hop sebab tak ramai orang ingin menjadi rapper dan rapper di Malaysia tidak banyak,” jelasnya

Setali tiga uang, Baal juga sudah mengikuti lomba bernyanyi sejak duduk dibangku sekolah dasar. Baal menyukai semua tentang hip hop, mulai dari fashion, attitude dan budayanya. “saya kenal musik dari kecil juga, sebab dari sekolah rendah sudah ikut pertandingan menyanyi. Bila habis sekolah, saya mencari sesuatu yang bisa mengembangkatg minat dan kemampuan dalam bernyanyi,” ungkapnya.

Selain itu, mereka mengidolakan sosok Malique Ibrahim (Malique) mantan duo hip hop Too Phat. Pasca grup ini dibubarkan pada 2007 silam, Malique lebih melibatkan diri di belakang layar. Hingga pada tahun 2008, memperkenalkan label rekaman miliknya dengan nama Qarma Musik.

Terakhir mereka berharap agar dapat bersaing di internasional dengan musik yang mereka bawakan. Selain itu, semakin banyak berkolaborasi antara Indonesia dan Malaysia hingga bisa menguasai pasar Asia. Serta harus cerdas dalam memilih lirik, kurangi penggunaan kata yang kasar.

(Rikha| Foto: Redaksi| Editor: Monika)

Kategori : Berita Lifestyle

Silahkan Share Ke Yang Lain Ya

Leave a Reply