GrabExpress Selenggarakan Pelatihan Pemasaran Digital

Jakarta, Wikimedan – Grab mengajak wirausahawan lokal di Lampung untuk mendorong pertumbuhan bisnis mereka dengan menyelenggarakan pelatihan pemasaran digital serta fotografi produk.

Kegiatan yang bertema “Usaha Lancar Bareng GrabExpress” diselenggarakan untuk mendukung pertumbuhan bisnis wirausahawan lokal di Tanah Air melalui penyediaan layanan pengiriman barang melalui GrabExpress yang semakin mudah, cepat, dan aman.

Seminar yang diikuti oleh 100 peserta ini juga bekerja sama dengan sejumlah komunitas e-commerce di Lampung, termasuk Tokopedia, Bukalapak dan Shopee.

Berdasarkan data dari Pemerintah Provinsi Lampung Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah di tahun 2017, pertumbuhan UMKM di provinsi Lampung baru mencapai 1,92%, padahal perdagangan menjadi salah satu penggerak perekonomian di Lampung dengan kontribusi sebesar 11,42%.

Di sisi lain, Produk Domestik Regional Bruto provinsi Lampung menjadi yang tertinggi di wilayah Sumatera selama periode 2014 hingga 2016 dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 9,17%.

Potensi dan peluang di provinsi Lampung mendorong GrabExpress untuk mendorong pertumbuhan bisnis lokal dengan memberikan kemudahan pengiriman barang.

Mediko Azwar, Marketing Director Grab Indonesia menjelaskan, dengan memanfaatkan keunggulan teknologi yang dimiliki, GrabExpress berkomitmen untuk membantu wirausahawan lokal untuk berkembang.

Di Lampung, menurut Mediko, GrabExpress telah hadir sebagai langkah kami untuk menjadi everyday superapp dengan memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan kurir instan yang andal, mudah, dan aman.

“Melalui pelatihan pemasaran digital dan fotografi produk ini, kami memberikan kesempatan bagi wirausahawan lokal untuk mempelajari ilmu-ilmu baru untuk meningkatkan efisiensi bisnis mereka dan dapat mencapai target bisnis dengan lebih cepat,” kata Mediko.

Pelatihan ini juga mendukung komitmen berkelanjutan Grab yang terangkum dalam Masterplan 2020 Grab 4 Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia sebagai kekuatan Indonesia di masa depan melalui akselerasi pertumbuhan bisnis e-commerce.

Praktisi pemasaran digital dan Director Gink Technology Eka Yuda Gunawibawa, yang menjadi salah satu pembicara dalam pelatihan ini menjelaskan, UMKM memiliki peran dalam menunjang kegiatan ekonomi nasional, terutama untuk mengatasi persoalan pengangguran dan kesenjangan antar sektor.

Disisi lain, UMKM biasanya memiliki keterbatasan biaya terutama dalam segi pemasaran. Hal ini tidak boleh menjadi penghambat akselerasi bisnis mereka.

Pemasaran digital dapat menghemat biaya promosi dengan menggunakan media internet sehingga jauh lebih murah jika dibandingkan dengan menggunakan cara-cara lainnya.

“Pelatihan ini diharapkan bisa memberikan kiat-kiat praktis yang dapat segera diterapkan wirausahawan-wirausahawan di Lampung untuk terus mendorong pertumbuhan bisnis mereka. Dengan banyaknya kemudahan yang ditawarkan di era digital ini, termasuk jasa pengiriman online seperti GrabExpress, pertumbuhan bisnis akan semakin mudah dan cepat,” jelasnya.

Fotografer, influencer, dan pendiri Focusone Iwan Laksmana menjelaskan, di era serba digital saat ini, penggunaan platform media sosial sangat berdampak besar terhadap pemasaran produk. Media sosial jadi salah satu gerbang utama pengembangan bisnis baru bagi pelaku UMKM.

Namun demikian, konten yang atraktif dan sedap dipandang tidak kalah pentingnya untuk menarik minat pelanggan dengan lebih besar.

“Saya senang dapat membantu pelatihan hari ini dan berharap pelatihan serupa dapat diadak di kota-kota lainnya di seluruh Indonesia,” ungkap Iwan

Silahkan Share Ke Yang Lain Ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *