Five Vi Sedih Jenazah Pasien Positif Korona Ditolak di Beberapa Daerah

Wikimedan – Artis Five Vi ikut angkat bicara terkait penolakan jenazah positif Covid-19 di beberapa daerah. Dia pun mengaku sedih mendengar informasi semacam itu.Model yang juga pemain film tersebut mengatakan, seharusnya tidak perlu ada penolakan. Lantaran pasien positif korona sudah menggunakan aturan atau tata cara khsusus. Sehingga tidak mungkin menularkan kepada masyarakat setempat.“Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun. Sebenarnya prosedur jenazah korona itu kan melalui prosedur medis yang sudah diperkirakan tidak akan menularkan ke orang lain. Seharusnya jangan ditolak ya,” ujar Five Vi kepada Wikimedan, Selasa (7/4).Sebelum melakukan tindakan gegabah seperti menolak jenazah, Five Vi meminta masyarakat untuk berpikir lebih jauh. Bagaimana seandainya kejadian itu menimpa diri mereka. Betapa hancurnya hati keluarga mendapat penolakan seperti itu dari masayarakat. Apalagi Covid-19 bukan termasuk penyakit aib.“Coba deh kita pikirin gimana kalau itu terjadi pada mayit kita. pasti sedih dong mayit walaupun sudah mati. Keluarganya tentu sangat sedih,” paparnya.Lebih lanjut diungkapkan Five Vi, di tengah pandemi virus korona seperti sekarang ini, seharusnya masyarakat menjaga solidaritas supaya bisa saling membantu satu sama lain. Bukan malah membuat permasalahan baru seperti menolak jenazah.Five Vi juga mengatakan kejadian penolakan itu menjadi bukti betapa minimnya masyarakat Indonesia akan tradisi membaca. Tanpa didasarkan pada pengetahuan yang memadai, alhasil yang dikedepankan hanya lah emosi dan ketakutan.“Sesuai yang diutarakan pemerintah hal-hal yang menular ya dihindari. Kalau orang malas membaca ya sudah nonton tayangan yang bermanfaat misalnya tayangan berita atau cari tayangan gimana caranya menghadapi musibah ini. Kiat-kiat seperti apa dan lain sebagainya,” tutur Five Vi.Seperti diketahui, sejumlah jenazah pasien positif Covid-19 sempat mendapat penolakan dari masyarakat. Seperti yang terjadi di Tasikmalaya, Depok, Banyumas dan yang lainnya.Saksikan video menarik berikut ini:  Editor : Nurul Adriyana SalbiahReporter : Abdul Rahman

Silahkan Share Ke Yang Lain Ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *