Dikepung Proyek Revitalisasi, Festival Kota Lama Semarang Jalan Terus







Wikimedan – Agenda tahunan Festival Kota Lama Semarang akan kembali digelar mulai Kamis hingga Minggu (20-23/9). Adanya renovasi infrastruktur di kawasan bangunan bersejarah itu menjadi perhatian khusus bagi penyelenggara.





Ketua Penyelenggara Festival Kota Lama 2018, Liliana Tedjosaputra mengatakan, tak ada alasan untuk tidak menggelar acara rutin yang tahun ini bertemakan ‘Beda Masa Satu Rasa‘ itu. Meski kondisi beberapa titik infrastuktur sendiri saat ini tengah diperbaiki, seperti beberapa lokasi jalan dan bangunan.






Pasalnya, lanjut Liliana, pelaksanaan kegiatan ini sudah sejalan dengan tujuan pemerintah setempat membuat kawasan Kota Lama menjadi destinasi wisata internasional sebagai Netherland van Java. “Apalagi saat ini Kota Lama sudah masuk dalam tentative list UNESCO sebagai world heritage city,” terangnya saat jumpa pers di Kampung Laut, Semarang, Rabu (19/9).


Festival Kota Lama

Sebagai informasi, Festival Kota Lama telah menjadi agenda rutin tahunan Kota Semarang sejak pertama kali diadakan 2012 silam. (Istimewa)





Sebagai informasi, Festival Kota Lama telah menjadi agenda rutin tahunan Kota Semarang sejak pertama kali diadakan 2012 silam. Berbagai pertunjukan kesenian daerah hingga macam-macam kuliner dihadirkan di sana. Untuk periode ini, rencananya juga akan berdiri panggung musik jazz, fashion show batik, pameran mobil antik, juga kuliner legendaris.





Di sisi lain, Ketua II Penyelenggara Festival Kota Lama 2018, Didiek Hardiana Prasetyo, menambahkan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemkot setempat agar ada kemudahan akses bagi pengunjung yang ingin menikmati acara tersebut. Atau lebih tepatnya, supaya mereka tak merasa terganggu akan adanya proyek renovasi infrastuktur tadi.





“Pengunjung tidak akan terdampak pembangunan karena lokasi acara cukup jauh dari proyek. Selain itu, saya juga sudah minta ke Pemkot Semarang agar selama acara berlangsung alat-alat berat untuk pembangunan disingkirkan lebih dulu,” jelasnya.






Sementara, Ketua Pelaksana Festival Kota Lama 2018, Lili Y. Santoso menjelaskan, acara nantinya dibagi dalam beberapa lokasi. Antara lain di sekitar Jalan Cendrawasih sebagai lokasi panggung acara kesenian. Dan Jalan Raden Patah untuk tempat Pasar Sentiling.






“Di Pasar Sentiling nanti pengunjung bisa menikmati sebanyak 30 kuliner legendaris Semarang macam lunpia, roti ganjel rel, dan lain sebagainya,” cetusnya.





(gul/JPC)


Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *