DFL dan DFB Tanggapi Polemik Penyelenggaraan European Super League

Daftar Indodax

DFL dan DFB Tanggapi Polemik Penyelenggaraan European Super League. Operator Bundesliga dan 2.Bundesliga, DFL bersama asosiasi sepakbola Jerman. DFB mengeluarkan pernyataan resmi terkait wacana penyelenggaraan European Super League yang tengah menjadi polemik.

DFL dan DFB mengaku kecewa dan menyayangkan rencana penyelenggaraan European Super League. Kompetisi yang dicanangkan menjadi tandingan dari kompetisi level benua di bawah naungan UEFA (UCL dan UEL) tersebut dinilai dapat merusak dan mengganggu stabilitas dari tatanan sepakbola yang ada di  saat ini.  Keduanya menilai penyelenggaraan European Super League merupakan suatu bentuk keserakahan dari tim-tim papan atas di Premier League, Serie A, dan La Liga.

Dalam pernyataan resmi tersebut disebutkan jika kompetisi yang dicanangkan oleh beberapa klub elit di Eropa ini merupakan kompetisi yang berorientasi pada kepentingan uang dan bisnis semata. Sehingga, eksistensinya berpotensi menghilangkan nilai-nilai yang lebih esensial dalam sepak bola. Kedua asosiasi tersebut juga berpendapat bahwa penyelengggaraan kompetisi tersebut juga dapat menciptakan eksklusivitas dan kesengajaan dalam sistem sepakbola di benua Eropa.

DFL dan DFB juga menyebut bahwa sistem yang telah berlangsung hingga saat ini merupakan hasil kerja sama berbagai pihak mulai dari pihak federasi, klub, suporter, pemain, pelatih, publik, dan lainnya. Kolaborasi inilah yang menyebabkan perkembangan sistem sepakbola profesional di Eropa dalam berbagai aspek dan juga berperan dalam pertumbuhan klub-klub besar selama beberapa dekade ini. Diselenggarakannya kompetisi tandingan tersebut menurut mereka dapat merusak kolaborasi yang telah berjalan selama bertahun-tahun.

Oleh karenanya, DFL dan DFB secara tegas menolak keberlangsungan dari European Super League dengan menyatakan jika pembentukan dari kompetisi tersebut merupakan suatu tindakan yang tidak bertanggung jawab dan tidak dapat diterima. Keduanya pun mendukung segala keputusan dan tindakan dari UEFA untuk mencegah penyelenggaraan kompetisi yang direncanakan menjadi kompetisi antar klub papan atas Eropa tersebut .

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *